Assen Ujian Sesungguhnya Rossi & Yamaha

Belanda (otoplasa.com) – Gelaran MotoGP Belanda yang akan berlangsung 1 Juli 2018 bakal menjadi indikator berada di level mana pabrikan motor Yamaha berada. Seperti diketahui hingga balapan musim 2018 bergulir sejak seri perdana, tak pernah sekalipun Tim Garputala yang diperkuat Valentino Rossi dan Maverick Vinales merengkuh tangga juara pertama.

Bahkan jika dirunut, kemenangan terakhir Yamaha adalah di Sirkuit Assen pada 25 Juni 2017 lalu oleh The Doctor. Artinya selama setahun lebih Yamaha telah ‘menikmati’ puasa podium pertama. Kendati demikian terjadi anomali meski tak pernah juara, namun para pembalap Yamaha berada di peringkat kedua dan ketiga bahkan keempat.

Marc Marquez berada di peringkat pertama dengan 115 poin, diikuti Rossi (88), Vinales (77) dan Johan Zarco (73). “Podium bukan menunjukkan posisi kami sebenarnya. Jika tak ada pembalap di depan kami yang jatuh saat lomba, bisa jadi kami tak naik podium,” wanti Rossi yang cukup konsisten naik podium ketiga di beberapa seri sebelumnya.

Sindiran Rossi kepada Yamaha memang beralasan. Andai saja para penunggang Honda maupun Ducati tak ada yang jatuh atau crash ketika balapan di seri-seri lalu, kemungkinan dia hanya akan menjadi penonton para peraih podium. Untuk itu dia mewanti-wanti para insinyur Yamaha supaya segera menghadirkan motor yang lebih kompetitif, khususnya menyangkut pengembangan perangkat elektronik.

“Kami masih tertinggal di pengembangan elektronik motor. Jelas kami tertinggal dari Honda dan Ducati,” gerutu Rossi.

Kembali menyambut balapan di Assen yang terkenal lebih ramah kepada Yamaha, Rossi hanya berharap keajaiban segera datang. Baginya seri 2018 MotoGP tampak aneh karena Yamaha belum juara di satu seri sekalipun. (ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="5235"] Themes: text, flat