Berkah Teknologi CVT Honda Pasar Matik Naik

Surabaya – Kondisi jalanan yang macet di kota-kota besar, rupanya semakin memunculkan peralihan kebiasaan mengemudi. Bila sebelumnya lebih banyak pengguna mobil yang memakai transmisi manual, kini telah banyak yang memilih otomatis.

Demikian penjelasan Marketing and After Sales Service Director Honda Surabaya Centre (HSC) Wendy Miharja kepada Otoplasa. Menurutnya pengguna mobil baru Honda lebih banyak yang memilih matik. “Ada kenaikkan hingga 70 persen konsumen mobil baru yang memilih transmisi otomatis. Rata-rata yang memilih matik ini konsumen yang tinggal di kota besar, seperti Surabaya,” terangnya.

Bukan rahasia lagi teknologi transmisi otomatis CVT yang dikemas pada mobil-mobil Honda telah teruji kehandalan, kenyamanan dan konsumsi bbm-nya yang irit. Bahkan teknologi CVT ini telah menyentuh pada Honda Brio (versi LCGC), yang merupakan produk paling murah. Bandingkan dengan beberapa merek kompetitor di kelas LCGC, dimana transmisi matiknya masih menganut beberapa tingkat percepatan atau non CVT.

Wendy menambahkan walaupun tren pemakai matik bertambah, namun peminat transmisi manual masih ada. “Nah yang tinggal di luar Jawa, seperti Mataram dan beberapa kota lainnya yang tidak terlalu macet, manual masih jadi pilihan”, imbuh pria ramah ini.

Oh ya irit mana transmisi matik dan manual pada jenis mobil yang sama?
Dari pengalaman Otoplasa, teknologi CVT terbukti lebih hemat dalam mengkonsumsi bbm. Selain lebih smooth, takaran penggunaan bbm lebih presisi bila dibandingkan dengan pemakaian transmisi manual, yang ditentukan dengan keselarasan injakan kaki kiri pada pedal kopling dan ketangkasan tangan kiri memindah gigi persneling. (boim)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="2286"] Themes: text, flat