Duh Penjualan Motor Honda Makin Tergerus

Semarang (otoplasa.com) – Motor apa penguasa pasar otomotif di Indonesia?
Tentu semua sepakat menyebut nama ‘Honda’.

Ya, pabrikan otomotif roda dua berlambang sayap mengepak ini telah puluhan tahun tampil dominan. Hanya saja meski masih sebagai penguasa pasar, angka penjualannya sejak 2014 mengalami tren penurunan tiap tahun. Padahal kalau mau jujur, varian modelnya semakin bertambah.

Untuk lebih lengkapnya info penjualan Honda, maka akan kita amati di bawah ini:
– 2014 laku terjual 5.051.100 unit.
– 2015 menurun jadi 4.450.000 unit.
– 2016 semakin tergerus hingga 4.380.888 unit.
– Januari-Oktober 2017 Honda membukukan penjualan 3.673.452 unit.

Di akhir sisa dua bulan, Nopember dan Desember, Honda tetap optimis bisa menembus total 4 juta unit. Akankah ini terealisasi?
Tampaknya kita tunggu saja akhir tahun nanti.

David Budiono, Production, Engineering, and Procurement Director PT Astra Honda Motor (AHM) di acara Workshop Wartawan Industri 2017 di Ungaran, Semarang, menjelaskan hantaman ekonomi terutama di sekotor komoditi batu bara dan minyak kelapa sawit mengalami penurunan sejak dua tahun lalu. Dampaknya 2014 hingga 2016 penjualan sepeda motor Honda tak ada kenaikkan penjualan.

Selain itu regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti penetapan DP atau uang muka juga menjadi penyebab. Termasuk tarif baru penerbitan sertifikat registrasi uji tipe (SRUT), konsumen kembali harus berkontribusi terhadap kenaikkan harga motor. Hasilnya bisa ditebak, daya beli masyarakat pun menurun. (ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="3282"] Themes: text, flat