Hajar Lubang Honda CB150R Ambrol

Sidoarjo (otoplasa.com) – Baru saja menjadi viral (di blogger, instagram dll), pengendara motor mengalami nasib naas ketika melewati lubang arah keluar Tol Waru menuju Medaeng. Honda CB150R-nya terpaksa terbelah dua bagian, tepatnya di suspensi depan (komstir penghubung segitiga shock dan rangka).

Beruntung pengendara tak mengalami cedera serius dan segera meminggirkan motornya. Meskipun ada luka di kakinya hingga celananya robek.

Sekadar catatan, jalur keluar Tol Waru – Medaeng merupakan area rawan kecelakaan karena banyak sekali truk maupun bus yang berlalu-lalang dengan kecepatan tinggi. Saat malam jalur tengkorak ini minim penerangan.

Pengendara motor yang ternyata Anggota AL, menurut Netizen Dwicky Aditya dari grup Gojek Surabaya, lumayan heran dengan kualitas motornya. Tergolong masih baru karena generasi kedua dari Honda CB150R. Motor kesayangan itu kini tak mampu berdiri akibat terbelah dua.

Padahal runtutan dampak yang terjadi secara umum saat motor menghajar lubang, diantaranya:
– Pelek bakal peang atau pecah.
– Suspensi bakal bengkok.
– Patah …? (bagaimana kualitasnya).

Tentu ini menjadi pertanyaan mendasar bagi Otoplasa (kecepatan motor saat itu, hingga kedalaman lubang jalan).
Di satu sisi instansi berwenang juga harus bertanggung jawab terhadap kondisi jalan. (Ingat, pengguna netizen berhak menuntut ke pihak berwenang akibat kondisi jalan berlubang karena membikin celaka!). Kedua, bagaimana quality control dari Honda selaku produsen dalam memproduksi CB150R?

Semoga ada hikmah dari kejadian ini. (anto)

One Response
  1. spamsafe December 30, 2017 Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="3533"] Themes: text, flat