Honda Akui 2017 Susah Pecah Rekor

Jakarta (otoplasa.com) – Menjelang akhir tahun 2017, Honda Prospect Motor (HPM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Honda di Indonesia mengakui cukup sulit untuk mengulang pecah target penjualan. Alasannya target yang dicanangkan sebanyak 200.000 unit di tahun ini, hingga Oktober baru tercapai sebanyak 155.763 unit. Artinya masih kurang di kisaran 44.000 unit meski telah memasuki akhir Nopember.

Sekedar informasi dari data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejak 2013 ritme penjualan Honda sangatlah positif karena senantiasa meningkat tiap tahun. Berikut data-data penjualan HPM:
– 2013 (91.493 unit).
– 2014 (159.147 unit).
– 2015 (159.253 unit).
– 2016 (199.364 unit).
– Hingga Oktober 2017 (155.763 unit).

Anggap saja bila Oktober telah membukukan penjualan sebanyak 155.763 unit, maka rata-rata penjualan tiap bulan berkisar 15.500 unit. Andai ditambah dua bulan tersisa (Nopember dan Desember), total penjualan HPM di tahun ini akan berada di kisaran 180.000 hingga 190.000 unit. Dengan kata lain penjualan 2017 tak mampu melampaui tahun lalu (2016).

Menanggapi hal ini Direktur Pemasaran dan Purna Jual HPM Jonfis Fandy mengakui kondisi pasar yang menyebabkan penjualan menurun. “Tahun ini enggak tembus, kan pasarnya (nasional) turun,” terangnya.

Meski demikian, beberapa produk Honda tetap menjadi pilihan utama konsumen, khususnya di kelas SUV dan sedan hingga LCGC non 7 seater. Sebut saja Honda C-RV turbo dan Civic Hatchback Turbo serta Brio Satya menguasai pasarnya masing-masing. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="3133"] Themes: text, flat