Indonesia Darurat Main Sains

Sidoarjo (otoplasa.com) – Dunia sains atau ilmu pengetahuan yang berhubungan sangat erat dengan kehidupan sehari-hari, rupanya masih belum menjadi perhatian utama peningkatan pengetahuan bagi anak-anak hingga para orang tua.

Berdasarkan survey dari Pusat Penelitian Perkembangan IPTEK LIPI menyebutkan 54 persen dari 1.829 responden di 10 kota besar di Indonesia tidak paham dan tertarik pada Ilmu Pengetahuan Sains ( Sumber Republika).
Bagaimana dengan anak atau murid SD?
Tidak kalah mengherankan, dalam survey juga disebutkan bahwa kemampuan literasi, teoritis, dan praktik sains anak anak Indonesia masih kalah dengan negara di kawasan Asia Pasifik bahkan dunia.

Fenomena itulah yang menggerakkan Rumah ILMA bersafari keliling kota di Indonesia untuk memberikan pelatihan secara gratis kepada murid SD, guru, serta orang tua melalui beraneka ragam permainan sains.

Berlangsung pada 26 Maret 2018 dan berlokasi di Rumah Pintar Juanda Sidoarjo, Rumah Sains bersama Komunitas Seduluran Homeschooling menyelenggarakan acara bertajuk ‘Indonesia Main Sains’. Acara yang akan diikuti oleh 150 orang, terdiri dari kelompok SD Surabaya Sidoarjo, anak anak homeschooling, lengkap beserta orang tua dan para pendidik. Yang diikuti SDN kapasan 5, SDN simokerto 5, SDN Simokerto 6, SDN simolawang, SDN kedurus, SD Islam Aulia Prambon, dan Kampung dolanan.

Para peserta diajak bermain beraneka ragam prinsip dasar sains dengan media percobaan yang mengasyikkan dan anti jenuh. Apalagi permainan bisa terus dipraktekkan di rumah bersama orang tua atau teman sepermainan. Sebagian besar peserta berasal dari Surabaya, Sidoarjo dan Probolinggo. Acara yang berlangsung lebih 4 jam ini dipimpin oleh Kak A Muzi Marpaung, yang merupakan founder dari Rumah Sains Ilma (sekelompok orang tua yang memilih jalur pendidikan alternatif berupa pendidikan berbasis keluarga. Anak anak yang masuk dalam komunitas Seduluran Homeschooling ini berjumlah lebih kurang 35 orang yang tetap).

Yusron Efendi, salah satu orang tua peserta menyatakan takjub dengan acara seperti ini. “Perlu dimasyarakatkan, karena acaranya bagus. Semoga di rumah bisa dipraktekkan”.

Sementara itu Asia Hermawan, peserta dari Seduluran Homeschooling mengaku acara tak membosankan. “Saya suka sama Acaranya, soalnya menambah ilmu, dan kakak pemateri dan MCnya lucu,” imbuhnya.

Erika, salah satu panitia cukup senang karena animo peserta. “Saya tidak menyangka antusias peserta luar biasa. Adik-adik semangat banget praktek bermainnya”. (von)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="4423"] Themes: text, flat