Inilah Bapak Honda Asia Tenggara

Bersama Soichiro Honda

Tan Sri Dato ‘Loh Boon Siew’ (1915 – 1995)
Malaysia (otoplasa.com) – Indonesia boleh menjadi pasar kendaraan roda dua terbesar di ASEAN, namun Malaysia berhasil menempatkan warganya sebagai Bapak Honda Asia Tenggara, yaitu Tan Sri Dato ‘Loh Boon Siew’. Berkat perannya, dialah importir perdana produk motor Honda karena memulainya di era tahun 50-an.

Perjalanan hidup Loh Boon Siew sangatlah berat sejak usia muda. Terlahir pada 1915 di Hui’an County, Fujian, China, Boon Siew kecil merupakan pengumpul kotoran babi yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk mencari nafkah. Pada usia 12 tahun atau 1927, ia mengubah nasib dengan merantau ke Penang dari Tiongkok bersama lima teman, di antaranya Loh Poh Heng dan Loh Say Bee.

Kendati hanya bisa berbicara bahasa Hokkien dan tak memiliki pendidikan formal, namun Boon Siew telah memiliki ketertarikan di bidang otomotif. Dia bekerja di bengkel sebagai montir magang demi bertahan hidup dan mengembangkan naluri bisnisnya.

Selama menjadi montir, Boon Siew rajin menabung hingga enam tahun kemudian atau saat berumur 18 tahun, dia membeli 11 bus bermodalkan $ 2.000. Bus-bus tersebut kemudian di rekondisi sebaik mungkin dan berhasil menjualnya seharga $ 12.000. Dari keuntungan tersebut, diputar dengan membeli 39 bus lagi. Sejak 1933 Boon Siew terkenal sebagai suplier kendaraan komersial.

Uangnya Disita Jepang

Tantangan mulai datang ketika Perang Dunia II. Invasi Nippon pada 1942 di Asia Tenggara termasuk Malaysia, memaksa uangnya disita oleh tentara Jepang. Usai Perang Dunia II berakhir pada 1945 dan Jepang takluk oleh Sekutu, Boon Siew mulai berjualan sepeda, ban dan aksesoris sepeda motor, termasuk memperluas bisnisnya ke mobil bekas, transportasi dan bus.

Bersama teman-teman seperjuangannya saat muda, pada 1950-an, dia melirik usaha properti bersama Say Bee dan Poh Heng. Hunian vila terkenal di Taman Saw Kit di Penang menjadi usaha rintisannya dan dikelola perusahaannya, Boon Siew Group.

Kecintaannya terhadap motor, Boon Siew berupaya keras bertemu dengan Soichiro Honda, sang pendiri Honda. Pada 1957 ia pergi ke perusahaan Honda di Osaka, Jepang. Dia sangat terkesan dengan kualitas motor yang populer pada saat itu, Super Cub dan tertarik membuka diler dan pabrik perakitan Honda di Malaysia.

Resmi Distributor Pertama Asia Tenggara

Gayung bersambut Tan Sri Loh Boon Siew pun menjadi Distributor Honda pertama di Asia Tenggara. Honda Motor Co Ltd Jepang menunjuknya sebagai distributor tunggal untuk pemasaran perdana 50 unit Supercub Cub ke Malaysia. Showroom Honda pertama berdiri di Pitt Street Penang, dekat dengan rumahnya.

Pabrik segera dibangun di Penang dan diberi nama Boon Siew Honda. Super Cub menjadi motor terlaris di Malaysia dan Boon Siew diakui sebagai orang pertama yang membawa sepeda motor Honda Cub ke Asia Tenggara. Selain Malaysia, Boon Siew merambah pasar motor roda dua Honda di Singapura hingga saat ini.

Pada 16 Februari 1995, Tan Sri Dato ‘Loh Boon Siew’ meninggal dunia di usia 79 tahun. Kontribusinya di industri otomotif Malaysia, dikenang dengan memberinya nama jalan Loh Boon Siew di George Town, Penang. (anto)

Jalan Loh Boon Siew (source flickr.com by liuruxia)

Bapak Honda Asia Tenggara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="4511"] Themes: text, flat