Kiat Bikin Toyota Sienta Makin Bertenaga

Surabaya (otoplasa.com) – Dirancang sebagai mobil perkotaan yang stylish, Toyota Sienta memang memanjakan para penumpang dengan kenyamanannya. Joknya lumayan nyaman dan bisa dilipat sesuai kebutuhan. Suspensinya ala sedan mampu memberikan kenyamanan optimal ketika melewati jalanan tak rata.

Konsumsi bbm-nya pun lumayan irit berkat teknologi CVT yang tersemat di versi matic. Saat Otoplasa menjajalnya beberapa waktu lalu, perliternya bisa lho menempuh jarak 14 km, padahal itu di jalanan perkotaan.

Dibalik keunggulannya, rupanya ada beberapa keluhan seputar performanya di jalanan menanjak. Namun itu semua tak jadi masalah, jika Anda bisa menyiasatinya seperti penjelasan Muhamad Rofin Andri Ketua Tosca Chapter Jatim, Minggu (18/02) di Auto2000 Kertajaya, Surabaya.

“Harus pintar jaga ritme putaran mesin saat menanjak. Pengalaman di Canggar lalu, saat di gigi 2 pindah ke 1 ketika sudah menanjak memang mobil sempat mati mesin. Tapi jika sejak awal sudah menggunakan gigi 1 dan konstan menjaga putaran mesin, tanjakan Cangar yang ekstrim di Pacet itu bisa terlewati. Dan itu sudah saya buktikan bersama Toyota Sienta tak ada masalah,” wantinya yang waktu itu memboyong penumpang empat orang dewasa bersama seorang anak kecil.

Cukup Rp 175 ribu dongkrak performa Sienta
Bila kondisi standar sudah mampu melewati tanjakan Canggar dengan catatan paham kiatnya, nah Otoplasa ada tips lagi dari komunitas Tosca. “Kita ada ubahan kecil pada jalur intake, dan ini terbukti bisa menambah performa pada Toyota Sienta. Dan dananya sangat terjangkau, hanya Rp 175 ribu,” jelas Andri.

Cukup dengan membeli saluran intake bawaan dari Toyota Soluna. Dimana perangkat ini disambungkan dengan lubang masuk intake di Sienta.

“Intake Sienta ini lokasinya tertutup cover mesin. Karena terlalu dekat mesin, maka yang dihisap adalah udara panas. Nah intake-nya kita beri sambungan keluar melewati cover mesin dan menghadap ke depan dibalik grill,” jelas Eko, anggota Tosca yang kerap berbagi ilmu kepada pengguna Sienta.

1.000 rpm sudah terasa performa mesin meningkat

Dia menjelaskan efek udara dingin yang masuk ke ruang bakar, di putaran mesin rendah tenaga mobil telah tergali. “Cukup di 1.000 rpm, tenaga mesin telah meningkat drastis dibandingkan ketika masih standar. Pemasangannya mudah kok.”

Dari modifikasi ringan ini, udara hisap yang dibutuhkan untuk proses pembakaran yang dulunya panas, kini lebih dingin. Bahkan ada salah satu anggota Tosca yang ‘nekat’ melubangi grill demi mendapatkan asupan udara dingin dari depan. Meski begitu modifikasinya patut diacungi jempol karena membikin tampilan Sienta lebih sporty.

“Kalaupun tak dilubangi bagian depan juga tak apa-apa dan penampilan mobil tetap standar. Asalkan tahu triknya,” imbuh Andri sang ketua Tosca Jatim.

Bagaimana berminat wahai para pengguna Toyota Sienta?
Nah silahkan kontak di nomor +62 856-4867-3000, nanti akan langsung disapa oleh ketua klubnya. (anto)

buka cover penutup mesin Toyota Sienta

Disini lubang intake ‘terbiasa’ menghisap udara panas dari mesin

Cukup belalai bawaan Toyota Soluna seharga Rp 175 ribu

Tak sekedar plug & play, perlu trik tersendiri agar optimal

Pengguna Sienta cukup ekstrim melubangi grill, tapi standar juga bisa

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="4132"] Themes: text, flat