Mercedes-Benz Peduli Keselamatan Sopir Truk

Surabaya (otoplasa.com) – Maraknya kecelakaan yang melibatkan truk di jalanan, mendapat perhatian dari PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), selaku produsen truk Mercedes-Benz Axor. Bersama dengan media TruckMazg, menggelar Roadshow “Safety First, Efficiency Follow” pada 8-9 Mei 2018 di Kota Surabaya.

Director of Network, Product, and Retail Trucks Indonesia Maximilian Knorr, menjelaskan faktor keselamatan menjadi prioritas utama. “Pendekatan Mercedes-Benz dalam memastikan keselamatan mengemudi berfokus dalam aksi antisipatif, bukannya reaktif. Pendekatan ini ditandai dengan analisa kecelakaan kendaraan niaga yang dilakukan pihak internal, yang mendukung pengembangan para insinyur dengan menyediakan berbagai informasi mengenai sebab dan akibat setiap kecelakaan. Dan analisa ini menjadi sebuah elemen penting dalam pengembangan pengetahuan kombinasi tanpa tanding dan relevansi praktis dalam bentuk sistem-sistem keamanan aktif dan pasif,” kata pria yang akrab dipanggil Max di Hotel Bumi Surabaya, Rabu (9/5).

Tak mengherankan fitur-fitur keamanan maupun keselamatan di Truk Axor lumayan lengkap. “Truk dan bus Mercedes-Benz didesain menjadi kendaraan ramah-pengemudi dalam setiap aspek operasional dan kenyamanannya. Seluruh sistem mengemudi dan karakteristik pengontrolan, termasuk Anti-Lock Braking System, LED daytime running light dan kabin dengan kenyamanan maksimal, dirancang sesuai dengan kebutuhan pengemudi, memastikan pekerjaannya menjadi lebih mudah,” sambung Max.

Berdasarkan pada hal tersebut, DCVI secara konsisten menekankan pentingnya melengkapi pengemudi pelanggannya dengan pengetahuan tentang keselamatan mengemudi serta regulasi yang berlaku. Untuk mewujudkan hal ini, para pengemudi di setiap kategori kendaraan dibekali dengan pelatihan keamanan mengemudi khusus yang dibawakan oleh instruktur berpengalaman.

“Respon konsumen atau pengusaha terhadap Truk Axor lumayan positif di Jawa Timur. Apalagi kita punya diler terbesar dan terlengkap di Surabaya,” imbuh Max yang pernah ditemui Otoplasa di Dealer Mercedes-Benz PT Kedaung Satrya Motor (KSM) di Citraland Surabaya.

Sebagai titik pusat logistik antara bagian barat dan timur Indonesia, Surabaya menjadi salah satu daerah terpadat dan tersibuk. Kota ini menghubungkan persediaan logistik dari Jawa, pusat dari sebagian besar pabrik di Indonesia, ke berbagai provinsi di wilayah timur. Ditambah dengan berbagai perkembangan infrastruktur masif saat ini di seluruh Indonesia, termasuk Surabaya, hal ini berujung pada semakin padatnya jalan raya.

Sementara itu Pemimpin Redaksi TruckMagz Ratna Hidayati mengatakan, “Data dari kepolisian Jawa Timur menunjukkan bahwa truk adalah kontributor signifikan pada kepadatan lalu lintas, khususnya jalan-jalan yang terhubung dengan pelabuhan Tanjung Perak. Di tahun 2015, jumlah kendaraan logistik yang beroperasi di Jawa Timur mencapai 408.894 unit, menjadikan keselamatan lalu lintas sebuah tantangan khusus bagi Kota Surabaya”, katanya.

Yang menarik selama roadshow berlangsung, Daimler menggunakan Truk Axor sebagai kendaraan pelatihan bagi para sopir truk di Kota Surabaya. Acara ini juga mendapat dukungan dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Timur.

Seusai acara, terpilihlah tiga pengemudi terbaik, diantaranya;
1. Hari Widoyanto, PT Eka Sari Lorena,
2. Puji Ady Ronggo, PT Karya Usaha Baru, dan
3. Dany Ary Wiranugraha, PT Karya Usaha Transport.

Total selama gelaran “Safety First, Efficiency Follow”, TruckMagz dan DCVI telah memberikan pelatihan bagi 229 pengemudi di tiga kota. (anto)

Truk Axor jadi kendaraan test para sopir

Bersama jajaran petinggi PT Kedaung Satrya Motor di Citraland, Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="4938"] Themes: text, flat