Mobilio Butuh 2 Liter BBM Surabaya – Mojokerto

Mojokerto (otoplasa.com) – Honda kembali membuktikan sebagai produsen kendaraan yang terkenal irit dalam mengonsumsi bahan bakar minyak (bbm). Honda Mobilio yang dinaiki oleh belasan anggota komunitas Mobilio Indonesia (MOI) beserta rekan media sanggup menempuh jarak puluhan kilometer perliternya saat ditantang adu keiritan dengan rute Surabaya – Mojokerto. Bahkan di ajang ‘Honda Mobilio Battle of Efficiency’, yang berlangsung Sabtu (10/03), anggota MOI Ivan Teguh sukses menciptakan rekor 27 km/liter!

Artinya hanya membutuhkan Pertamax dua liter saja, jarak Surabaya ke Mojokerto yang berkisar 51,8 km . Alhasil para pemenang pun diganjar hadiah jutaan rupiah dari Honda Surabaya Center (HSC).

Kompetisi irit bahan bakar berlangsung dari showroom (HSC) Basuki Rahmat menuju ke Sunrise Mall Mojokerto via Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto). Diikuti total 30 peserta dari komunitas MOI Chapter Surabaya dan Chapter Mojokerto, serta calon konsumen potensial Honda Mobilio bersama media dengan kategori yang berbeda. Seluruh peserta bersaing mengejar efisiensi bahan bakar terbaik dengan mobilnya masing-masing.

Juara pertama di kategori komunitas dan calon konsumen mendapatkan hadiah senilai Rp 5.000.000, juara kedua memperoleh Rp 4.000.000 dan juara ketiga membawa pulang Rp 3.000.000.

Presiden Direktur HSC, Ang Hoey Tiong, menjelaskan even ‘Honda Mobilio Battle of Efficiency’ merupakan pembuktian betapa iritnya konsumsi bahan bakar Low MPV andalan Honda ini. Selain itu Honda turut berbagi bagaimana kiat membawa Mobilio secara irit dan efisien. Tak ketinggalan saling mempererat hubungan antar anggota komunitas.

”Tidak hanya komunitas dan media, hari ini calon konsumen juga dapat mencoba secara langsung pengalaman berkendara dengan Honda Mobilio. Semoga seluruh peserta mendapatkan pengalaman yang menyenangkan bersama Honda Mobilio,”wantinya menjelang keberangkatan peserta.

Sebagai catatan, sejak meluncur pada 2014 lalu, Honda Mobilio telah terjual lebih dari 195.000 unit secara nasional. Sedangkan di wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusra, tercatat 31.703 unit. Mobilio pun telah meraih 18 penghargaan, diantaranya, Car of the Year 2014, Best of the Best MPV 2015, dan Best Low MPV 2017. Hasil penjualan dan penghargaan yang telah didapatkan Honda Mobllio membuktikan penerimaan yang baik dari konsumen dl Indonesia.

Marketing and After Sales Service Director HSC, Wendy Miharja, menjelaskan Honda Mobilio menjadi salah satu dari kontributor terbesar di pasar Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) dengan pangsa pasar sebesar 16.69 persen di wilayah Jawa Timur selama periode Januari Februari 2018.

”Faktor efisiensi bahan bakar yang tinggi dari Honda Mobilio menjadi salah satu faktor yang mendorong penerimaan yang baik dari konsumen Honda Mobilio,” terang Wendy.

Pria berkaca-mata ini menambahkan Honda Mobilio mempunyai resale value tinggi. Misalnya, Honda Mobilio E-CVT yang dibeli 2014 dengan harga baru Rp196.750.000. Dengan waktu pakai 3 tahun (2017), harga bekas alami depriasi 21 persen atau Rp155.000.000. Sementara LMPV A harga beli di 2014 sebesar Rp195.150.000 kemudian waktu pakai 3 tahun, harga bekasnya Rp145 juta atau depriasi 26 persen.

Begitu pula dengan biaya perawatan sampai dengan 50.000 km dan 100.000 km, kata Wendy, juga relatif jauh lebih hemat dibanding LMPV A. “Untuk Mobilio E-MT biaya perawatan sampai dengan 50 ribu kilometer, sebesar Rp4,815 juta sedangkan LMPV A sebesar Rp6,7 juta. Sementara biaya perawatan sampai dengan 100 ribu kilometer sebesar Rp10,611 juta sedangkan LMPV A sebesar Rp14,259 juta,” pungkasnya.

Yang patut diapresiasi, pada kesempatan adu irit, HSC bersama komunitas turut mengundang dan memberikan santunan kepada anak-anak dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semolowaru Surabaya. Mereka berbaur penuh keakraban bersama komunitas MOI di gerai Excelso Sun Rise Plaza. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="4302"] Themes: text, flat