Rossi Bela Sahabatnya Mati-Matian

Amerika Serikat (otoplasa.com) – Usai kedatangannya di Amerika Serikat, Valentino Rossi sontak dihujani beragam pertanyaan seputar sikapnya terhadap Marc Marquez. Insiden GP Argentina seakan menjadi topik utama bagi para media, yang ingin mengulas lebih dalam perseteruannya yang semakin memanas.

Beruntunglah The Doctor tak terpancing. Secara kiasan dia hanya ingin fokus menghadapi GP Austin dan berusaha menemukan setingan motor yang tepat.

Hanya saja ketika disinggung bahwa petinggi Yamaha di Jepang kurang suka dengan aksi sahabat setianya, Alessio ‘Uccio’ Salucci ketika mengusir Marquez di paddock Yamaha, emosi Rossi pun tersulut. Dia menegaskan bahwa berita dari jurnalis Maurizio Bruscolini itu bohong besar.

“Itu tidak benar. Kebohongan itu diciptakan seorang wartawan yang mendedikasikan seluruh kariernya untuk berbohong tentang saya, keluarga saya, ayah saya, hingga akademi saya. Mungkin ada dendam karena pernah bermasalah dengan saya ketika mereka masih muda. Ini adalah 100 persen berita palsu,” tegas Rossi, seperti dikutip Speedweek.

Bisa jadi apa yang disampaikan Rossi benar adanya. Pasalnya Maurizio Bruscolini tak menyebutkan siapa sosok petinggi Yamaha yang dimaksud. Dimana bukan rahasia lagi, Rossi adalah anak emas dan duta Yamaha, yang diberi kebebasan untuk menentukan siapa saja yang berhak berada di paddock Yamaha.

Catatan lainnya, imbas perseteruan Rossi – Marquez semakin memunculkan beragam pemberitaan yang liar. Di satu sisi menjadikan balapan MotoGP lebih menarik, namun di sisi lain ada efek bahaya jika pembalap yang berseteru membawanya hingga ke lintasan balap. Dikhawatirkan persaingan yang memanas ini akan menimbulkan aksi-aksi berbahaya yang bisa melibatkan pembalap yang lain. Tak heran FIM pun meminta supaya kedua dewa balap ini instropeksi diri dan berencana memanggil keduanya jelang balapan. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="4656"] Themes: text, flat