Rossi Terkapar Akselerasi Motor YZR-M1

Italia (otoplasa.com) – Bukan Valentino Rossi jika tak dapat menemukan kelemahan suatu motor. Sebutan The Doctor memang pantas disandang oleh pembalap MotoGP tertua tersebut. Melalui pengalamannya saat berlaga di seri perdana lalu, dengan tegas Rossi menyatakan bahwa Yamaha YZR-M1 belum optimal menyeting ECU Magneti Marelli.

Seperti diketahui Dorna yang menyeragamkan seluruh ECU buatan Italia itu untuk setiap tim, rupanya membawa dampak bagi Yamaha. Sebelum era ECU seragam, M1 dikenal sebagai motor yang lincah dan cepat melewati tikungan. Akselerasinya meninggalkan tikungan melebihi motor-motor dari tim lain.

Bahkan mantan pembalapnya, Jorge Lorenzo menyatakan saat bersama Yamaha jarang sekali melakukan pengereman ketika melibas tikungan. Namun seiring dengan pemakaian ECU standar, kini Ducati dan Honda-lah yang berjaya mengembangkannya, hingga mampu mengantarkan pembalap andalannya masing-masing seperti Andrea Doviozo dan Mark Marques menguasai podium pertama dan kedua di Losail.

Kendati Yamaha via Rossi berada di pemuncak ketiga, tetap saja sang legenda tak puas. Jika masalah ECU tak segera terpecahkan, bayang-bayang ulangan prestasi musim 2017 telah terngiang. Bagaimana Yamaha yang begitu perkasa di awal musim, berubah rontok ketika menginjak paruh hingga akhir musim tertinggal oleh Ducati dan Honda.

Rossi pun mewanti-wanti Yamaha untuk lebih keluar modal dalam mengembangkan ECU. “Ducati dan Honda lebih baik karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu, dengan mempekerjakan lebih banyak orang, dan lebih banyak uang untuk urusan elektronik ini,” urainya seperti terkutip koran Italia La Gazzetta dello Sport.

Akankah Yamaha kembali terpuruk karena kotak canggih yang kurang familiar buatan Magneti Marelli?
Kita nanti saja semoga hal ini segera terpecahkan. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="4492"] Themes: text, flat