Tersingkap Kekuatan Toyota Calya

Surabaya – Hari ini tepat 11 Agustus 2016, pemerhati otomotif di Tanah Air dapat melihat sosok utuh Toyota Calya secara langsung di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Ya, pameran otomotif terbesar yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang mulai 11 – 21 Agustus 2016 tersebut bakal mengekspolari low MPV terbaru andalan Toyota.

Di GIIAS masyarakat yang penasaran dengan Calya bisa melakukan test drive. Bila tertarik memilikinya dapat melakukan booking. Anda tak usah berpikir seribu kali menimang – nimang mobil ini. Secepatnya lakukan pemesanan tanda jadi karena Otoplasa telah merasakan all out performa dan kenyamanannya ketika melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Lava View Bromo!

Percayalah kehadiran Calya bisa menjadi pengulangan fenomena Avanza beberapa tahun lalu. Ketika itu indennya mengular hingga menunggu waktu sampai berbulan-bulan demi mendapatkan Avanza.

Mengusung tagline ‘A Wonderful Surprise’, All New Calya memang diharapkan dapat memberikan kejutan dan solusi kepada keluarga Indonesia yang ingin memiliki mobil perdana dengan harga terjangkau. Tak kalah penting harus mampu memuat 7 penumpang.

Berbekal misi tersebut, lahirlah Toyota All New Calya yang merupakan perwujudan dari mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC). Lantas seperti apa potensi kekuatan Calya?

Disini Otoplasa membaginya dalam beberapa kriteria:
1. Value for money, atau nilai lebih dari Calya itu sendiri. Berbekal harga di kisaran Rp 130 jutaan hingga Rp 160 jutaan, Anda telah memperoleh Low MPV yang layak menjadi mobil andalan keluarga.
2. Konsumsi bbm. Disini Calya yang mengendong mesin DOHC 1.197 cc dengan dual VVT-i mampu memberikan kontribusi penghematan konsumsi bbm yang luar biasa. Syarat mobil LCGC yang irit bbm dapat dipenuhi Calya. Sstt, saat test drive ke Bromo mampu menempuh jarak 17 km/liter terlebih ada indikator Eco drive.
3. Performa mesin. Bukan hal yang aneh bila jalanan menanjak dan menurun Bromo menjadi rujukan banyak Agen Pemegang Merek (APM). Nah Calya bertransmisi otomatis 4 percepatan yang dikemudikan Otoplasa mampu menundukkan tanjakan Bromo yang lumayan terjal, padahal mobil ini berpenggerak roda depan. Oh ya ini perlu kiat khusus bagaimana memainkan tuas perpindahan transmisi matik dari D4, 3 dan 2. Selain itu dipacu hingga kecepatan 120 km/jam Calya mampu mengakomodir ketika melewati tol Surabaya – Gempol.
4. Interior, kenyamanan dan ergonomi Calya cukup di atas rata-rata. Bahkan dalam beberapa hal Calya di atas Avanza, semisal fitur sandaran tangan di antara jok sopir dan penumpang depan, serta Power Charging Station di depan jok baris kedua. Itu semua, Avanza belum ada lho.
5. Eksterior tak kalah penampilan dengan yang lain. Bahkan ketika disandingkan dengan Avanza pun Calya tak kalah gengsi.

Nah 5 potensi kekuatan All New Calya akan kami ulas di tulisan berikutnya. Tunggu saja. (anto)

Sangat irit konsumsi bbm-nya

Bersanding dengan Avanza tak kalah gengsi

Mesin 1.200 cc cukup responsif

Posisi mengemudi cukup lapang

Tuas transmisi di dasbor sangat ergonomis

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[related_post themes="flat" id="528"] Themes: text, flat