otoplasa.com – Menjaga hubungan bisnis bisa dengan segala cara. Salah satu cara unik dterapkan oleh Kepala Cabang Auto2000 Tuban, Indra Tejo Kusuma. Dia mengajak belasan camat di kabupaten Tuban untuk gathering wisata edukasi kopi ke Krucil, Probolinggo, tepatnya di Gunung Argopuro.
Tentu aneh karena kecil peluang gathering seperti ini mendatangkan SPK. “Memang ini tak langsung terjadi SPK. Hanya saja kami menjaga hubungan bisnis ke depan, karena bisa saja para camat ini berpindah posisi ke kecamatan yang lain, atau naik jabatan menjadi kepala dinas di ruang lingkup Kabupaten Tuban sendiri,” terang Indra yang berharap para camat akan senantiasa ingat bahwa bermitra bisnis dengan Toyota sangat menguntungkan.
Lebih lanjut Indra mengungkapkan Tuban sangat istimewa karena memiliki potensi yang luar biasa. Adanya pembangunan kilang minyak dengan memberikan bagi hasil dengan daerah setempat turut mendongkrak perekonomian kota yang berbatasan dengan Jawa Tengah. “Sebagai catatan bila di kota lain ada penurunan penjualan karena kondisi ekonomi seperti sekarang, justru penjualan Toyota di Tuban naik. Dan itu terbantu dengan SPK yang dibuat oleh pejabat pemerintahan dan karena itulah kami mengapresiasi para camat yang setia memilih Toyota untuk menggelar gathering seperti ini,” papar Indra.
Lalu mengapa wisata edukasi kopi hingga ke Probolinggo?
Indra yang sebelumnya mantan Kacab Auto2000 Probolinggo menuturkan dengan wisata edukasi kopi, dia berharap para camat akan terbuka wawasannya untuk memaksimalkan potensi kecamatan atau daerah yang dipimpinnya.
“Bukan mengembangkan perkebunan kopi di Tuban, karena tanah dan kondisinya berbeda. Hanya saja dengan adanya sistem bisnis wisata seperti ini, mungkin camat di Tuban ada yang tertarik membikin bisnis wisata edukasi seperti mengenalkan cara menanam padi di sawah kepada para generasi muda atau anak-anak sekolah. Sebab anak muda sekarang tak mengenal ani-ani, cara memanen padi atau cara bercocok tanam padi di sawah. Jadi semoga camat semakin kreatif mengembangkan potensi daerahnya,” pungkasnya. (anto/16-03-2020)









