otoplasa.com – Marc Marquez benar-benar bagaikan Gatotkaca ‘otot kawat tulang besi’. Bayangkan 3 hari setelah menjalani operasi pemasangan plat titanium di tangan kanannya, dia bertekad menatap GP Andalusia yang berlangsung akhir pekan ini di Jerez.
The Baby Alien benar-benar serius untuk mempertimbangkannya, seperti laporan media El Periodico de Catalunya Spanyol. Walaupun timnya sendiri Repsol Honda berencana menurunkan seorang pembalap saja, yaitu sang adik, Alex Marquez.
Keinginan Marc untuk segera turun balapan karena saraf radialnya tidak mengalami kerusakaan. Hal ini bisa lain ceritanya bilamana mengalami masalah. Apalagi Dr Xavier Mir menyatakan operasi di Rumah Sakit Dexeus, Barcelona berlangsung sukses dan cukup memperbaiki struktur tulang humerus tanpa perlu mengambil tindakan pada saraf radial.
Kendati begitu Dokter Mir berpesan supaya Marc fokus terhadap pemulihan kondisinya dan jika turun balapan sebaiknya di ronde ketiga Brno, bukan Andalusia. “Sekarang dia merasa lebih baik walaupun kami sebelumnya khawatir ada cedera pada saraf radial, yang cukup umum terjadi ketika tulang humerus terluka. Untunglah posisi sarafnya meski dekat tapi tak ada kerusakan,” jelasnya.
Mengingat ambisi Marc sangat besar untuk bisa segera kembali balapan, Dokter Mir memasang pelat titanium generasi terbaru. Intinya apa yang terbaik diberikan kepada pemilik 8 kali gelar juara dunia. Bahkan dia juga menjalani terapi dingin dengan mesin yang mengurangi hematoma. Ketika terapi selesai, seketika itu pula Marc melakukan pemulihan pada bahu, siku, pergelangan tangan dan tangan.
Oleh karena itu Dokter Mir kembali berpesan supaya Marc mengesampingkan GP Andalusia, meskipun dia memahami Brno pun bukan sirkuit yang tepat untuk dirinya cepat kembali balapan. “Yang benar adalah tanpa mempengaruhi saraf radial, peluangnya hanya setengah terbuka untuk kembali ke Brno. Tapi tetap saja, masih ada kemungkinan dia balapan di sana. Dan dia berusaha memperjuangkan titel kejuaraan dunia ini,” pungkas dokter langganan para pembalap MotoGP. (anto/23-07-2020)









