otoplasa.com – Tidak hanya peduli dengan perkembangan dunia balap di Tanah Air khususnya di Surabaya, Dmillers Racing Team juga berencana menggelar aktifitas ‘Dmillers Tour Go To School’.

“Kita akan kenalkan squad Dmillers Racing Team, Surabaya ke remaja milenial di beberapa SMA maupun SMK di Surabaya. Sebagai sarana interaksi langsung ke remaja, soal apa itu karapan liar dan resmi,” jelas Roy, Manager Dmillers Racing Team, Surabaya.
Untuk itu para pembalap Dmillers Racing Team, Surabaya yang merupakan pelaku karapan resmi akan menjelaskan panjang lebar, hingga mengupasnya secara detil. Bagaimana dan apa sebab akibat karapan liar?
Supaya para remaja milenial di SMA maupun SMK paham dan melek betapa bahayanya balapan liar dan untuk segera meninggalkan karapan liar.

“Point ini saya proyeksikan untuk merubah pola pikir remaja belakangan ini yang memprihatinkan dan segera beralih ke event presstasi, yaitu karapan resmi,” himbau Gunawan, CEO Dmillers Group.
Gunawan memaparkan hal ini sekaligus sebagai implementasi proses perjuangan dan kehidupannya saat remaja, hingga berada di titik sukses seperti ini, yang sempat jadi pelakunya. “Singkat cerita, saya bersama Management Dmillers Group, ingin mengentaskan remaja, agar bisa mengulang dan merefresh mengawali kehidupan dengan mindset yang transparan, sehat dan berperilaku normatif.”
“Sekaligus sebagai bentuk sosialisasi dan campaign, bahwa Dmillers Racing Team, Surabaya anti balap liar,” wejang Gunawan.
Point ini sekaligus menjadi salah satu klausul utama, bagi seluruh awak crew Dmillers Racing Team, Surabaya. “Kalau sampai dengar berita ada pembalap kami turun karapan liar, sepakat kita berhentikan,” tegas Gunawan. (boi/11-08-2020)









