otoplasa.com – Lewis Hamilton berhasil kandaskan pole position Max Verstappen setelah pembalap Belanda itu menabrak dinding pembatas di menit-menit terakhir Q3 Grand Prix Arab Saudi. Padahal sebelum itu Verstappen mencatatkan waktu tercepat dan dia sedang menjalani flying lap dengan keunggulan hingga 0,3 detik dari Hamilton.
Namun perjuangan gigih pembalap RedBull itu akhirnya kandas setelah roda belakang kanannya menyentuh dengan keras dinding pembatas. Alhasil dia pun menghentikan mobilnya demi menghindari kerusakan serius. Terlebih bilamana ada kerusakan girboks dan terjadi penggantian, maka Verstappen harus mundur penalti hingga 5 posisi.
Sementara dengan hasil catatan waktu sebelumnya, kandidat terkuat penantang juara dunia Hamilton ini, akan memulai start dari P3. Namun bila benar terjadi penggantian girboks, dia akan memulai balapan dari posisi P8.
Tak ayal rasa penyesalan tampak pada wajah Verstappen. “Saya sedang menjalani putaran lap yang sangat bagus hingga saya kehilangannya di tikungan terakhir, saya pikir saya telah mendekatinya dengan cara yang sama seperti yang saya lakukan di semua sesi, tetapi saya kehilangan bagian belakang. Saya kesal dengan diri saya sendiri dan tentu saja mengecewakan,” ungkapnya.
“Masih ada dua balapan yang harus dijalani dan apa pun bisa terjadi. Kami memiliki mobil yang bagus di kualifikasi dan semuanya tetap memberikan saya harapan untuk balapan hari ini dan dapat mengikutinya dengan baik. Kami harus bisa memanfaatkan semua peluang yang ada,” tegas Verstappen.
Sementara itu bos tim Red Bull Christian Horner turut frustasi dengan masalah yang menimpa pembalapnya. Alih-alih bersorak karena Verstappen bakal meraih pole position, justru dia harus jeli menentukan apakah kondisi mobil perlu penggantian girboks atau tidak.
“Sebenarnya itu tampak seperti lap yang berakhir dengan harapan kami. Sangat disayangkan karena itu adalah putaran yang luar biasa dan hebat. Max pasti kecewa karena dia tahu betapa bagusnya putaran tersebut. Dia masih P3 di grid dan dia hanya perlu memiliki awal yang baik, karena apa pun bisa terjadi dalam balapan ini,” jelas Horner.
“Kami berharap meski di belakang, kami akan mendapatkan mobil kembali siap balapan dan berharap kerusakannya tidak terlalu parah. Posisi grid di sirkuit jalanan mana pun sangat penting dan akan sangat sulit untuk menyalip di sini, jadi ini semua tentang strategi dan semoga Checo dapat memainkan peran utama dalam balapan nanti,” harap Horner.
Sergio Pérez atau Checo yang merupakan rekan setim Verstappen akan memulai balapan dari urutan ke-5. Di sini Red Bull berharap Checo bisa andil merebutkan gelar juara konstruktor mengingat tersisa dua balapan di musim ini. (anto)









