otoplasa.com – Gelar juara dunia Formula 1 ke-8 kali di depan mata telah menguap sirna bagi Lewis Hamilton saat berlaga di lap terakhir GP Abu Dhabi. Namun pembalap Inggris itu mendapatkan gantinya dengan meraih gelar kebangsawanan yang dinobatkan langsung oleh Pangeran ‘Wales’ Charles di Kastil Windsor pada Rabu (15/12).
Memang sebutan Sir Lewis Hamilton telah melekat lama pada pembalap Mercedes tersebut. Tapi khusus anugerah kebangsawanan kali ini adalah berjulukan Ksatria sebagai pengakuan terhadap karir gemilangnya di Formula 1 hanya beberapa hari setelah ia secara kontroversial kehilangan rekor gelar ke-8 nya.

Usai mendapatkan gelar ksatria dari Pangeran Charles, Hamilton memilih diam dan menolak berbicara dengan wartawan setempat. Dia lebih memilih diam dan seakan menegaskan tak ingin menambah polemik atas kontroversi peluang hilangnya gelar juara dunia di tahun ini. Meskipun Hamilton sempat berujar terjadi manipulasi pada balapan di Sirkuit Yas Marina saat dia berjajar rapat dengan Max Verstappen di belakang Safety Car.
Yang mengesankan ketika Hamilton menerima penghargaan gelar kebangsawanan, dia ditemani oleh ibu kandungnya Carmen Lockhart. Tampak sekali kedua orang tuanya memiliki peranan masing-masing yang sangat dekat dengan sang putra, dimana saat di lintasan Hamilton lebih sering ditemani ayahnya, Anthony Hamilton.
Hal menarik lainnya tercatat bahwa Kerajaan Inggris telah memberikan penghargaan serupa untuk empat pembalap Inggris. Mereka diantaranya adalah Sir Jack Brabham, Sir Stirling Moss, dan Sir Jackie Stewart. Nah disinilah letak keistimewaan Hamilton dibandingkan para seniornya. Dimana ketiganya memperoleh penghargaan sebagai Kstaria ketika telah memutuskan tak balapan, sedangkan Hamilton dengan catatan rekornya yang segudang, meraih gelar yang sama ketika masih aktif balapan di F1.

Yang patut diapresiasi atas sikap kstaria Hamilton adalah sempat mengucapkan selamat kepada seterunya Max Verstappen usai balapan. Menurutnya sang lawan adalah pembalap hebat dan mendapatkan dukungan tim yang luar biasa pula. Meskipun demikian Hamilton menjanjikan bakal lebih keras merebut lagi peluang gelar juara dunianya di tahun depan.
Jadi kita tunggu saja kiprah Sang Ksatria. (anto)









