Bocor, Toyota Indonesia Siap Produksi Innova Hybrid

otoplasa.com – Bocor sudah kepastian kedatangan All New Toyota Kijang Innova Hybrid produksi pertama di Indonesia. Bila selama ini jajaran petinggi PT Toyota Astra Motor (TAM) selalu enggan mengungkap rencana peluncuran produk baru atau the furure product, maka khusus kali ini tak bisa mengelak. Terlebih yang membocorkannya adalah pejabat elit Pemerintah Indonesia, yaitu Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Terungkap sosok Innova terbaru nanti bakal membawa berbagai pembaruan. Mesinnya bakal lebih canggih karena terdapat tambahan sistem hybrid dan sudah pasti harganya kemungkinan besar bakal menyentuh dan melewati setengah miliar Rupiah. Mengingat Innova teranyar yang dipasarkan saat ini rentang harganya OTR Jakarta berkisar Rp 375,4 juta – Rp 434,26 juta.

Ngrembesnya informasi Innova Hybrid ini bermula ketika Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap Toyota bakal memproduksi kijang hybrid di Indonesia. Menurutnya Innova hybrid bakal menjadi produk hybrid pertama yang diproduksiĀ di perakitan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Indonesia.

Terungkapnya tipe anyar Innova ini keluar dari pernyataan Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Pencapaian Produksi Ekspor Kedua Juta Unit dan Pelepasan Ekspor Perdana ke Australia dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat (15/02).

“PT Toyota juga telah menyampaikan komitmennya untuk memproduksi beberapa jenis kendaraan elektrifikasi, yang akan diawali dengan produksi Kijang hybrid. Tentunya kami akan terus mendukung dan mendorong percepatan produk elektrifikasi atau kendaraan listrik murni,” dukungnya seperti keterangan resmi dari Kemenperin.

Untuk itu Agus Gumiwang Kartasasmita sangat mengapresiasi rencana Toyota Indonesia dalam memproduksi mobil elektrifikasi di Tanah Air. Dengan rencana ini membuktikan bahwa produk mobil buatan Indonesia telah banyak diterima oleh pasar luar negeri.

Menperin memaparkan sama halnya dengan ekspor ke Jepang, ekspor produk mobil ke Australia terkenal memiliki spesifikasi yang ketat. Misalnya terkait spesifikasi bahan bakar, emisi, dan keamanan. Hal ini menandakan industri otomotif Indonesia telah memiliki daya saing yang tinggi, sehingga produknya diminati di berbagai pasar mancanegara.

“Dengan demikian, setelah menembus pasar Australia, berarti Indonesia sudah ekspor ke empat benua di dunia, yaitu Amerika, Afrika, Asia, Australia,” terang Agus Gumiwang Kartasasmita.

Jadi kita tunggu saja kehadiran Innova Hybrid. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *