otoplasa.com – Kurang 8 tahun lagi atau tepatnya 2030 manusia akan meninggalkan smartphone. Demikian ramalan CEO Nokia, Pekka Lundmark yang menyatakan smartphone bakal tergantikan dengan chip yang tertanam di tubuh manusia alias implant.
Alasannya karena di era tersebut kecepatan jaringan komunikasi mencapai 6G. Kecepatan tersebut setara dengan kenaikkan hingga 100 bahkan 1000 kali lipat dari sekarang. Yang tentunya menggambarkan lalu-lintas perpindahan data dapat dilakukan dalam sekejap, seiring dengan kecepatan mengolah data tersebut.
Keberadaan smartphone pun tergantikan dengan perangkat yang lebih tepat guna alias wearable. Semisal perangkat pintar seperti kacamata, gelang dan pernik-pernik aksesoris lainnya, yang diyakini telah terkoneksi dengan chip yang tertanam di tubuh kita.
“Era sekarang smartphone masih menjadi perangkat andalan untuk mengakses jaringan 5G. Namun akan berbeda kondisinya ketika jaringan 6G telah ada,” yakin Lundmark.
Apakah prediksi Lundmar ini akan benar adanya?
Tentunya perlu pembuktian lebih lanjut, mengingat smartphone kini bagaikan bagian dari individu modern yang tak bisa terpisahkan. Selain itu berkat smartphone beragam ribuan aplikasi bisa terkontrol dalam satu perangkat. Sehingga ketika produk itu tergantikan dengan perangkat wearable yang lebih pintar, bisa-bisa lebih ribet.
Setuju? (anto)








