Nih Komentar Juara Dunia WorldSBK Mandalika Usai Jajal Yamaha M1 MotoGP

otoplasa.com – Digadang-gadang bakal berkarir di balapan MotoGP, rupanya Toprak Razgatlioglu baru sebatas menjajal motor MotoGP Yamaha M1 di MotorLand Aragon, Spanyol. Juara dunia WorldSBK 2021 yang meraihnya di Sirkuit Mandalika Indonesia setahun lalu itu, baru saja menjalani tes ujicoba beberapa lap dengan motor yang biasa dikendarai Fabio Quartararo.

Pembalap yang bergabung dengan Tim Pata Yamaha dengan Brixx WorldSBK itu mengaku terkesan dengan sensasi motor prototype pabrikan Garpu Tala. Menurutnya Yamaha M1 sangat berbeda dengan R1 yang dikendarainya di ajang Superbike.

Juara WorldSBK Mandalika Yamaha M1 Alasan Toprak sangat masuk akal. Meskipun kedua motor sama-sama bisa dipacu di atas kecepatan 300 km/jam, namun basisnya sangat berbeda. Dimana Yamaha M1 merupakan motor prototype, sedangkan R1 sebagai motor sport yang telah diproduksi massal.

“Ini adalah hari pertama saya di motor Yamaha M1 MotoGP dan rasanya sangat berbeda dengan R1 saya. Motor ini lebih banyak tenaga kudanya, elektroniknya pun berbeda, sementara girboksnya lebih mulus. Semuanya benar-benar baru bagi saya,” bangga pembalap berpaspor Turki ini.

Sebagai pembalap dan juara dunia bertahan WorldSBK, Toprak mengakui perlu waktu beradaptasi mengenal karakter M1 MotoGP. “Tidak mudah beradaptasi dengan mesin MotoGP. Untungnya tes di sini saya ditemani Cal Crutchlow yang memberikan saran dan dia sangat membantu saya. Motornya terasa enak, terutama di lintasan lurus yang sangat cepat, dan rem karbonnya pun sangat luar biasa,” lanjutnya.

Kendati demikian perubahan cuaca yang drastis di Aragon menjadikan Toprak tak maksimal menguji M1. “Saya hanya bisa menikmati M1 selama 12 putaran di Aragon ketika cuaca panas, namun kemudian hujan turun lagi jadi hanya 5 atau 6 lap saja setelah itu. Selain itu bila di televisi melihat MotoGP balapan di sini jalannya bergelombang, sekarang saya bisa merasakan langsung di sirkuit ini.”

Juara WorldSBK Mandalika Yamaha M1 Lalu apakah Toprak sudah menemukan kiat menundukkan Yamaha M1?
“Supaya tampil tak terlalu buruk di Aragon yang bergelombang, Anda harus menjaga gas tetap terbuka untuk melewati gundukan. Karena jika Anda menutup gas maka menjadi lebih tidak stabil. Secara keseluruhan, tes yang sangat positif. Bahkan jika itu terputus oleh hujan sore ini, yang berarti saya tidak mendapatkan lap sebanyak yang saya inginkan. Namun saya sangat menikmati mengendarai motor MotoGP ini. Terima kasih banyak kepada Yamaha yang telah memberikan saya kesempatan ini,” puji Toprak.

Total sehari menjajal M1 di Aragon, Toprak menyelesaikan 40 putaran karena harus dipersingkat oleh hujan lebat yang turun saat siang hingga sore hari. Meskipun baru sehari mengenal, namun Yamaha membuka pintu masukan untuk pengembangan M1. Yamaha bakal memanfaatkan umpan balik Toprak untuk pengembangan M1 yang lebih baik dengan melihat data yang dikumpulkan.

Di sisi lain kecepatan Toprak juga ikut dibandingkan dengan raihan Juara WorldSSP 2009, Cal Crutchlow. Hanya saja Yamaha tidak merilis waktu yang diperoleh selama tes sehari ini. Dimana waktu putaran pembalap Inggris itu digunakan sebagai referensi selama tes. (anto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *