Pabrik Baterai Mazda Sanggup Hasilkan 166 Ribu Unit

Kapasitas 10 GWh

Otoplasa.com – Mazda membangun pabrik perakitan baterai EV baru di Jepang. Yang mengagumkan pabriknya sanggup menghasilkan kapasitas hingga 10 GWh, setara 166.000 unit mobil!

GWh merupakan singkatan dari Gigawatt-hour atau gigawatt-jam, satuan energi listrik yang sangat besar. Satu GWh setara dengan 1.000 MWh, atau 1 miliar watt-jam energi listrik. Artinya dalam konteks baterai EV, 10 GWh berarti kapasitas total produksi energi pertahun.

Anggap saja satu mobil listrik rata-rata memakai baterai berkapasitas 60 kWh, maka siap menghasilkan ratusan ribu unit dalam setahun. Dengan kapasitas 10 GWh, pabrik Mazda bisa memasok baterai untuk sekitar 166.000 mobil listrik pertahun.

Pilih Cylindrical Lithium-ion Battery Cells
Mazda resmi menandatangani perjanjian pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Iwakuni, Prefektur Yamaguchi, Jepang. Pabrik ini akan fokus merakit modul cylindrical lithium-ion battery cells menjadi paket baterai untuk kendaraan listrik Mazda.

Pembangunan pabrik direncanakan mulai November tahun ini, dengan target operasional pada tahun fiskal 2027. Menurut Mazda, fasilitas ini menjadi pabrik domestik pertama sejak pabrik Hofu Nomor 2 yang berdiri pada 1992.

Untuk kapasitas produksi tahunan pabrik baru yang diproyeksikan mencapai 10 GWh pada level maksimal, luas lahan yang ditempati sekitar 190.000 meter persegi. Terutama khusus untuk perakitan baterai berteknologi terbaru.

Gaet Panasonic Energy
Mazda bekerja sama dengan Panasonic Energy sebagai penyedia sel baterai untuk kebutuhan produksi pabrik tersebut. Dengan memilih jenis Cylindrical Lithium-Ion Battery Cells.

Cylindrical lithium-ion battery cells adalah jenis baterai berbentuk tabung yang umum digunakan pada kendaraan listrik. Bentuk silindrisnya membuat baterai lebih stabil secara mekanis dibandingkan baterai prismatik atau pouch.

Keunggulannya termasuk efisiensi pendinginan yang lebih baik dan produksi massal yang lebih konsisten. Selain itu, baterai silindris lebih tahan terhadap tekanan internal sehingga meningkatkan keamanan penggunaan. Teknologi ini juga menawarkan keseimbangan optimal antara kepadatan energi, performa, dan daya tahan siklus.

Mazda menegaskan pabrik ini penting dalam mendukung ekspansi global model elektrifikasi mereka. Dengan pasokan baterai yang stabil, Mazda berkomitmen mempercepat transisi menuju mobilitas rendah emisi. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Mazda di pasar kendaraan listrik dunia yang semakin kompetitif. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *