Otoplasa.com – Ingin memiliki pengalaman magang kerja? Ternyata bisa di PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim). Dimana distributor motor Honda di Jawa Timur dan NTT tersebut mendukung pengembangan SDM melalui Program Magang Nasional.
MPM Honda Jatim kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Perusahaan mengikuti Program Magang Nasional yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan Sinergi Bagi Negeri. MPM Honda Jatim ingin menyediakan ruang pembelajaran kerja bagi generasi muda. Perusahaan membuka kesempatan bagi talenta muda. Peserta dapat merasakan pengalaman langsung di industri otomotif.
Dinamika Kerja Profesional
Program ini melibatkan berbagai divisi penting di MPM Honda Jatim. Peserta juga merasakan dinamika kerja profesional di lingkungan perusahaan.
Rita Djohar, Human Capital General Service Division Head MPM Honda Jatim, menegaskan komitmen perusahaan. “MPM Honda Jatim berkomitmen mendukung pengembangan talenta muda Indonesia. Melalui Program Magang Nasional, kami ingin memberikan pengalaman kerja yang relevan dan berkualitas sebagai bagian dari Sinergi Bagi Negeri. Kami percaya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri adalah kunci dalam menyiapkan generasi yang siap bersaing,” ujar Rita.
Keikutsertaan MPM Honda Jatim menjadi bentuk dukungan nyata bagi pengembangan SDM nasional. Program ini memberi ruang pembelajaran langsung bagi generasi muda agar siap memasuki dunia kerja.
Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan
Program tersebut juga memperkuat sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan. MPM Honda Jatim berperan aktif sebagai mitra yang mendukung kesiapan tenaga kerja muda.
Selain Program Magang Nasional, perusahaan memperluas dukungan melalui jejaring SMK TSM Honda. Kerja sama ini mencakup program magang, pembelajaran industri, dan pendampingan kompetensi teknis.
MPM Honda Jatim juga memberikan pelatihan di jaringan AHASS bagi siswa SMK binaan. Inisiatif ini memperkuat pendidikan vokasi sesuai standar industri Honda.
Perusahaan berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan kompetensi teknis generasi muda. Upaya tersebut juga mendukung penguatan pendidikan kejuruan di Indonesia. (boi)









