Otoplasa.com – Penuh kewaspadaan PMK (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) Kabupaten Sidoarjo singgah di MPM Honda Jatim. Rupanya sedang menggelar simulasi siaga bencana di gudang Gedangan.
Begitulah upaya menjaga standar tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukan sekadar formalitas bagi PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim). Sebagai distributor utama sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT, perusahaan ini secara proaktif memperkuat kesiapsiagaan karyawannya melalui pelatihan emergency response penanggulangan kebakaran.
Bertempat di Gudang Gedangan, Sidoarjo, kegiatan yang berlangsung pada Selasa (11/02) ini digelar dengan menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sidoarjo. Langkah strategis ini bertujuan untuk membekali tim operasional dan logistik dengan keterampilan menghadapi situasi darurat di area berisiko tinggi.

Edukasi Teori hingga Praktik Lapangan
Pelatihan ini dirancang secara komprehensif. Para peserta tidak hanya duduk mendengarkan teori mengenai jenis-jenis api dan potensi risiko di lingkungan pergudangan, tetapi juga terjun langsung dalam simulasi pemadaman.
Instruktur dari PMK Sidoarjo memberikan edukasi mendalam terkait:
* Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR): Teknik mengoperasikan tabung pemadam secara efektif.
* Pemadaman Skala Kecil: Cara menjinakkan api sebelum merembet menjadi kebakaran besar.
* Prosedur Evakuasi: Langkah penyelamatan diri yang terstruktur untuk meminimalkan korban jiwa.
Komitmen K3 dan Perlindungan Aset
Bagi MPM Honda Jatim, lingkungan gudang merupakan aset vital yang memiliki kompleksitas risiko. Oleh karena itu, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam manajemen krisis.
“Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami. Melalui pelatihan emergency response ini, kami ingin memastikan seluruh tim memiliki pemahaman dan keterampilan yang tepat. Dengan kesiapan yang baik, kami dapat meminimalkan risiko serta melindungi karyawan maupun aset perusahaan,” tegas Vinensia Kenanga, Corporate Secretary Head MPM Honda Jatim.
Apresiasi juga datang dari pihak PMK Sidoarjo. Sinergi antara dunia industri dan instansi pemadam kebakaran dinilai sangat penting untuk menciptakan budaya keselamatan yang berkelanjutan di wilayah Sidoarjo. (boi)









