Otoplasa.com – Yuk mengenal rack steer dengan beragam fungsinya pada sistem kemudi mobil. Pasalnya inilah komponen yang menjaga stabilitas saat kendaraan melaju di jalanan.
Diketahui pemilik mobil sering kali hanya fokus merawat mesin, ban, dan rem. Padahal, ada komponen kemudi yang sangat krusial menjaga stabilitas laju kendaraan. Komponen vital tersebut bernama rack steer. Pengendara wajib memahami peran penting rack steer di mobil secara menyeluruh.
Hariadi selaku Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan penjelasannya. “Rack steer merupakan komponen utama pada sistem kemudi yang meneruskan putaran setir menjadi pergerakan roda depan,” ujar Hariadi.
Dia menambahkan bahwa komponen ini membantu pengemudi memperoleh kendali arah secara stabil. Setir juga menjadi lebih presisi.
Gejala Penurunan Kualitas Rack Steer
Seiring usia pakai, komponen ini bisa mengalami penurunan performa. Penurunan kualitas ini memicu gangguan kontrol kendaraan yang membahayakan.
Menurut PT SIS, pengendara dapat mengenali beberapa gejala kerusakan sejak dini. Tanda awal ini sangat mudah dirasakan langsung.
Berikut adalah gejala penurunan kualitas rack steer yang wajib Anda waspadai:
– Setir terasa kurang stabil saat dikemudikan.
– Setir tidak kembali ke posisi semula setelah berbelok.
– Arah roda terasa kurang presisi saat melaju lurus.
– Muncul bunyi asing dari area kolong bawah mobil.
– Kemudi terasa berat atau responsnya tidak konsisten.
Oleh karena itu jangan pernah mengabaikan tanda-tanda tersebut. Kerusakan yang dibiarkan bisa merembet ke komponen kaki-kaki mobil lainnya.
Penyebab Kerusakan dan Solusi Perawatan
Kerusakan komponen ini dipengaruhi oleh kebiasaan berkendara. Sering menghantam lubang dengan kecepatan tinggi bisa mempercepat keausan. Oleh karena itu, Anda harus memahami peran penting rack steer di mobil agar berkendara menjadi lebih aman.
Lakukan pemeriksaan berkala secara rutin di bengkel resmi terdekat. Teknisi ahli akan mendiagnosis kerusakan sistem kemudi secara akurat. Pemeriksaan meliputi unit housing, internal gear, tie rod, hingga boot karet pembungkus kemudi.
Biaya perbaikan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan komponen. Langkah ini memberikan transparansi penuh bagi para konsumen.
“Teknisi bengkel resmi kami akan memberitahu konsumen apabila menemukan kejanggalan, dan memberikan rekomendasi paling sesuai,” tutup Hariadi. (ton)









