otoplasa.com – Hyundai Creta merupakan produk global dari raksasa otomotif Korea Selatan. Tidak mengherankan populasi SUV kompak ini terdapat di banyak negara, salah satunya India. Disana Creta baru saja menjalani uji tabrak dengan raihan 3 bintang, dimana bagian paha penumpang depan terutama driver beresiko paling parah jika mobil ini mengalami tabrakan secara frontal.
Demikian yang Otoplasa kutip dari autocarindia.com, Rabu (13/04). Hasil tes yang dilakukan para penguji menggunakan parameter dari Global New Car Assessment Programme (NCAP). Dimana mobil melaju dengan kecepatan 64 km/jam yang selanjutnya sisi kanan depan menghantam tembok.
Dari hasil uji tabrak Global NCAP menyebutkan Hyundai Creta rakitan india meraih 3 bintang. Terungkap kelemahan SUV yang juga dibuat di Indonesia itu adalah terdapat pada bodi dan bagian kaki-kaki. Mobil dinyatakan tidak stabil dan tidak bisa menerima beban kecelakaan yang lebih berat dari dampak tubrukan kecepatan lebih dari 64 km/jam.
Dari skala 17 poin, Hyundai Creta meraih nilai 8 yang menggambarkan tingkat keselamatan orang dewasa sudah lebih dari cukup. Artinya penumpang depan dewasa mempunyai tingkat keselamatan yang cukup, dan bagus terutama mobil mampu melindungi dengan baik bagian penumpang terutama di area kepala hingga dada.
Bila kepala dan dada terlindungi, maka tidak demikian dengan bagian paha pengemudi. Dari hasil uji tabrak menyebutkan bahwa hasil tabrakan depan area sisi kanan, mampu memaksa bagian belakang dasbor merangsek ke arah paha pengemudi yang efeknya memberikan signal bahaya berupa cedera parah.
Sementara keselamatan anak-anak yang duduk di jok baris kedua, Global NCAP menilai Creta layak 3 bintang pula. Tak adanya ISOFIX, memaksa anak-anak dengan terpaksa memakai sabuk pengamaan bawaan mobil, yang ternyata tidak bisa menahan gerakan kepala yang berlebihan dan kurang memberikan perlindungan di bagian dada. Yang patut dicatat ini untuk anak-anak yang ukuran badannya berumur 3 tahun dengan duduk menghadap ke depan.
Kendati demikian Hyundai Creta masih mampu memberikan perlindungan bagi bayi berusia 1,5 tahun. Dengan catatan duduk menghadap ke belakang dengan memakai rear facing child seat. Global NCAP menyatakan tingkat keselamatan bayi ini sangat bagus terutama melindungi bagian kepala dan dada.
Oh ya Hyundai Creta yang diuji merupakan varian termurah buatan lokal India, yang kondisi standar telah dilengkapi dual airbags untuk penumpang depan dan belum ada fitur ISOFIX. Sementara Hyundai Creta buatan Indonesia ada varian Active yang termurah, berlanjut ke Trend, Style dan Prime yang merupakan varian paling mahal. Dimana fitur antar varian juga berbeda. (anto)









