otoplasa.com, Bangkok – Kedatangan Marc Marquez ke tim pabrikan Ducati membawa dampak besar pada dunia MotoGP, terutama dalam aspek finansial dan popularitas tim asal Italia tersebut. Bergabungnya juara dunia delapan kali itu langsung menarik minat sejumlah perusahaan besar untuk menjadi sponsor Ducati. Dan tak kalah heboh, The Baby Aliens mampu menyapu bersih kemenangan, baik sprint race dan utama di MotoGP Thailand. Dengan kata lain Ducati puas bahwa pilihan mereka tak salah!
Untuk sponsor, tim marketing Ducati tak perlu bekerja terlalu keras. Sponsor telah datang dengan sendirinya seperti dari Estrella Galicia, merek bir asal Spanyol yang memiliki hubungan erat dengan Marquez sejak lama. Selain itu, Monster Energy juga memperkuat kehadirannya di Ducati. Namun, Monster Energy gagal menjadikan Marquez sebagai brand ambassador pribadi mereka karena pembalap Spanyol itu tetap setia pada Red Bull, selama bertahun-tahun.
Dukungan finansial yang semakin kuat dari berbagai sponsor besar ini memberikan keuntungan besar bagi Ducati. Dengan tambahan sumber daya yang melimpah, tim dapat mengembangkan motor yang lebih kompetitif serta meningkatkan performa di lintasan. Kehadiran Marquez di Ducati juga mendorong peningkatan popularitas tim, menarik perhatian lebih banyak penggemar MotoGP untuk mengikuti kiprah mereka di ajang balap motor paling bergengsi ini.

Selain faktor finansial dan popularitas, kehadiran Marquez juga membawa dampak strategis bagi Ducati. Dengan pengalaman dan bakatnya, Marquez diprediksi dapat menjadi salah satu kunci sukses tim dalam meraih kemenangan lebih banyak di musim-musim mendatang. Dengan kombinasi pembalap berbakat, dukungan sponsor besar, serta pengembangan teknologi yang semakin baik, Ducati berpotensi menjadi kekuatan dominan di MotoGP, selama beberapa tahun ke depan.
Keputusan Ducati merekrut Marquez terbukti tidak hanya menguntungkan dari segi performa di lintasan, tetapi juga secara komersial. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Marquez dan Ducati akan bersinergi dalam kompetisi musim ini, serta apakah kolaborasi ini mampu membawa gelar juara dunia bagi tim merah asal Italia tersebut.
Di sisi lain Marquez pun terlalu kuat dan semakin matang. Terbukti dengan kepekaannya ketika bahaya penalti mengintai di balapan utama MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (2/3/2025) kemarin. Tak berlebihan jika Ducati memuji performa gemilangnya.

Dengan strategi cerdik, ia melepas posisi pertama, menjaga kecepatan, dan melawan balik jelang akhir sesi tanpa bisa dikejar lawan-lawannya. Performa impresif ini membuat manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, tak ragu memberikan pujian singkat namun bermakna.
“Hebat,” kata Tardozzi.
Tak butuh waktu lama bagi Marquez untuk menyatu dengan motor Ducati. Bersama sang adik, Alex Marquez, yang memperkuat BK8 Gresini Racing, tim satelit Ducati, Marquez bersaudara tampil meyakinkan sepanjang tes. Tardozzi pun mengakui keunggulan Marquez dibandingkan pembalap lain.
“Marc, saya pikir semua orang akan setuju, dia punya 0,2 atau 0,3 detik lebih cepat dibandingkan pembalap lainnya,” ujarnya.
“Itu sesuatu yang tahun lalu juga dimiliki Pecco pada situasi-situasi tertentu.”
Akankah cinta Ducati kepada Marc Marquez akan berlebih bila dibandingkan dengan rekan setimnya dalam lomba berikutnya, kita tunggu saja. (ton)









