Otoplasa.com – Beginilah jika sportivitas dijunjung tinggi. Bukan senang karena pesaing berhalangan hadir, justru Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia dan Jorge Martin berharap Marc Marquez segera pulih untuk kembali balapan. Tiga juara dunia MotoGP tersebut menginginkan Sang Semut bisa kembali bersama mereka untuk saling bersaing di lintasan.
Kehadirannya sangat dinanti oleh para rivalnya. Meski tengah dibekap cedera bahu, magis sang pembalap Spanyol tersebut tetap menjadi pusat perhatian utama.
Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia dan Jorge Martin secara terbuka berharap Marquez segera kembali bugar 100 persen. Keduanya memiliki alasan berbeda, mulai dari rasa hormat hingga kebutuhan teknis pengembangan motor.
Rasa Hormat Sang El Diablo
Fabio Quartararo menunjukkan sportivitas tinggi dengan mengunjungi Marquez usai insiden di Le Mans. “Saya memiliki hubungan yang baik dengan Marc,” ujar pembalap asal Prancis tersebut di Barcelona.
Bagi Quartararo, memberikan dukungan moral kepada rival adalah hal yang sangat penting saat ini. “Rasanya menyenangkan bisa melihatnya dan memberikan dukungan langsung kepada Marc,” tambahnya dengan tulus.
Akselerasi Pengembangan Ducati GP26
Di sisi lain, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia merasa kehilangan sosok penguji tangguh di kubu Ducati. Bagnaia menegaskan bahwa kehadiran Marc sangat krusial bagi kemajuan performa motor Ducati GP26.
“Kami membutuhkan Marc. Saya berharap dia bisa segera kembali balapan,” ungkap juara dunia dua kali MotoGP tersebut.
Menurut Pecco, feedback dari pembalap sekelas Marquez menjadikan proses pengembangan motor berjalan jauh lebih cepat. “Dengan pembalap seperti dia, segala sesuatu di tim bisa diselesaikan lebih singkat,” tegas Bagnaia.
Jorge Martin Abaikan Marco Bezzecchi
Yang paling menarik adalah komentar Jorge Martin. Dia menegaskan peran Marc Marquez sangat besar saatnya dirinya terpuruk akibat didekap cedera parah. Marc-lah yang memberikan dukungan dan menguatkan mentalnya kembali seperti sekarang.
Jadi sangat wajar dia berharap rekan sesama negaranya itu dapat pulih seperti semula. “Gelar juara dunia tahun ini belum aman karena Marc Marquez masih memiliki peluang. Marc tetaplah Marc dan saya berharap dia bisa kembali ke lintasan secepatnya,” ungkap Martin.
Tak ayal pernyataan ini memberikan gambaran bahwa dia mengabaikan sang rekan setim di Aprilia, Marco Bezzecchi sebagai lawan berat. Mengingat Bezzecchi masih memimpin klasemen, meski hanya selisih satu poin dengan Martin.
Ya, Marc Marquez masih menjadi tolak ukur utama di MotoGP 2026! (boi)









