Otoplasa.com – Pembalap F1, Max Verstappen saat ini sedang kasmaran dengan MotoGP. Juara dunia bersama Red Bull Racing tersebut tertarik ingin mengakuisisi salah satu tim di jet darat roda dua. Untuk mendapatkan tim tersebut terungkap dana yang harus disiapkan mencapai Rp 340 miliar!
Itulah obsesi putra pembalap Jos Verstappen yang tertarik memiliki tim MotoGP di masa depan. Kabar ini muncul setelah Liberty Media resmi mengambil alih MotoGP dan membuka peluang kolaborasi lintas kejuaraan.
Sumber dekat Verstappen menyebut ketertarikan itu masih tahap awal, belum ada negosiasi resmi dengan tim tertentu. Isu pertama kali dilaporkan Sky Sports Italy pada MotoGP Catalunya. Mereka menyebut minat pada tim LCR Honda dan Trackhouse Aprilia.
Pecinta MotoGP
Namun, sumber The Race menegaskan Verstappen baru sekadar ingin memperluas kiprahnya di dunia balap motor. Saat ini, kekasih Kelly Piquet itu sudah mengelola Verstappen.com Racing yang mendukung Jos Verstappen di reli dan Thierry Vermeulen di DTM.
Jika benar terjun ke MotoGP, Verstappen bisa bersaing dengan rival F1-nya, Lewis Hamilton, di arena berbeda. Pembalap Ferrari itu sebelumnya juga tertarik, bahkan pernah berdiskusi dengan tim Gresini Racing tahun lalu meski belum berlanjut.
Keduanya dikenal sebagai penggemar MotoGP. Hamilton rutin ikuti trackday, bahkan pernah tukar kendaraan dengan Valentino Rossi. Verstappen juga mengaku selalu menyaksikan balapan MotoGP melalui tablet saat mengikuti seri F1.
Makin Banyak Yang Terlibat
Di sisi lain, Guenther Steiner, mantan bos tim Haas F1, resmi mengambil alih Tech3 KTM untuk musim 2026. Langkah Steiner ini menjadi bukti awal minat pelaku F1 terhadap MotoGP setelah akuisisi Liberty Media.
Sebagai informasi, harga satu tim MotoGP saat ini sekitar Rp 340 miliar atau 20 juta Euro, nilai yang diperkirakan meningkat setelah popularitas olahraga naik. Nilai tim F1 sendiri sempat naik hingga sepuluh kali lipat di bawah kepemimpinan Liberty Media.
MotoGP kini juga menghadapi titik perubahan besar dengan regulasi baru dan pemasok ban Pirelli mulai 2027. Aturan baru diperkirakan mengakhiri dominasi Ducati dan membuka persaingan lebih ketat di lintasan. (boi)









