Otoplasa.com – Rem blong diduga menjadi penyebab utama kecelakaan maut Bus Bina Sehat di Probolinggo. Tercatat laporan terakhir menyebutkan delapan orang tewas.
Kecelakaan bus pariwisata terjadi di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Minggu (14/9/2025). Bus Hino IND’S 88 bernomor polisi P-7221-UG mengalami kecelakaan maut sekitar pukul 11.45 WIB.
Kecelakaan melibatkan bus rombongan tenaga kesehatan RS Bina Sehat Jember dan sebuah sepeda motor. Insiden ini menewaskan delapan orang dan melukai 44 penumpang lainnya.
Tabrak Pembatas Jalan
Bus dikemudikan Al Bahri (60), melaju dari barat ke timur melewati jalan menurun dan menikung. Saat menurun, bus mengalami rem blong sehingga tidak terkendali. Bus menabrak pembatas jalan, menghantam sepeda motor, lalu terperosok ke sisi kanan jalan.
Delapan penumpang meninggal dunia, seluruhnya berasal dari Jember:
* Bela Puteri Kayila Nurjati (10)
* Hesti Purba Wredhamaya (39)
* Hendra Pratama (37)
* Arti Wibowati (34)
* Wardatus Soleha (35)
* Aiza Fahrani Agustin (7)
* Desi Eka Agustin (33)
* Nasha Azkiya Naygara (14)
Data korban luka-luka sebanyak 44 orang dan dirawat di berbagai rumah sakit di Probolinggo. Rumah sakit yang menangani korban meliputi RSUD Dr. Saleh, RSU Ar-Rozy, RSU Tongas, dan sejumlah puskesmas.
Sebanyak 23 ambulans RS Bina Sehat dikerahkan untuk mengevakuasi korban. Rombongan ambulans mendapat pengawalan ketat dari Polres Probolinggo dan satu kendaraan patwal tambahan. Jenazah korban yang tiba di Jember langsung disholatkan oleh keluarga dan kerabat.
Mengapa rem bus bisa blong?
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan adalah gagal fungsi sistem pengereman bus. Rem bus bisa blong karena beberapa faktor teknis.
– Pertama, kampas rem aus sehingga tidak mencengkeram tromol atau cakram dengan maksimal.
– Kedua, kebocoran minyak rem menyebabkan tekanan hidrolik hilang.
– Ketiga, suhu tinggi akibat penggunaan berlebihan di jalan menurun menyebabkan rem kehilangan daya cengkeram.
– Keempat, kurangnya perawatan rutin seperti pemeriksaan sistem hidrolik dan saluran angin.
Satlantas Polres Probolinggo memastikan faktor manusia dan jalan tidak memengaruhi insiden ini. Kondisi cuaca cerah saat kejadian sehingga tidak menjadi penyebab kecelakaan. Polisi mengimbau perusahaan otobus rutin melakukan perawatan agar kecelakaan serupa tidak terulang. (ton)









