Selain Rossi, Masuk Akal MotoGP Kembali ke China

Kiprah CFMOTO Jadi Katalis Utama

Otoplasa.com – Dari daftar puluhan negara tuan rumah MotoGP, sama sekali tak ada kalender yang menunjuk China di 2026. Padahal pada 2008 lalu di Shanghai International Circuit ada jejak legenda MotoGP, Valentino Rossi yang saat itu keluar sebagai juara pertama. Ditambah kini pabrikan motor Tiongkok, CFMOTO yang sukses meraih juara pertama di Moto3 bersama pembalap David Alonso dan Tim Aspar.

Dengan beragam alasan itulah, sangat wajar MotoGP harus kembali ke China. Terlebih kiprah CFMOTO yang bisa menjadi katalis utama. Jadi tak mengherankan setelah absen selama 17 tahun, Dorna Sports selaku promotor MotoGP tengah mempersiapkan langkah konkret agar balapan di China bisa kembali digelar.

Kabar gembiranya sejumlah eksekutif Dorna, termasuk CEO Carmelo Ezpeleta dan putranya Carlos Ezpeleta selaku direktur olahraga, bahkan telah melakukan kunjungan ke Shanghai pada Oktober lalu. Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela seri MotoGP Australia dan Malaysia. Selain meninjau sirkuit Shanghai, rombongan Dorna juga mengunjungi fasilitas produksi CFMOTO, produsen sepeda motor asal China yang kini bermitra dengan KTM di kelas Moto3.

Target Balapan 2027
Dorna menargetkan balapan MotoGP di China dapat kembali berlangsung paling cepat pada tahun 2027. Mereka ingin memastikan bahwa proyek kali ini tak mengulang kegagalan masa lalu.

Pada edisi sebelumnya, China menjadi tuan rumah MotoGP dari 2005 hingga 2008. Kala itu, penyelenggaraan sempat terkendala rendahnya minat penonton dan promosi yang kurang efektif. Bahkan, direktur sirkuit Shanghai saat itu, Yu Zhifei, sempat dipenjara karena kasus penggelapan dana sebesar €100.000 (sekitar Rp1,7 miliar).

Kini, Dorna dan otoritas lokal berupaya menerapkan model penyelenggaraan baru dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu pihak yang berperan penting disebut adalah CFMOTO, yang sejak debutnya di Moto3 pada 2022 semakin memperkuat eksistensi di dunia balap internasional.

Libatkan Penyelenggara Formula 1
Selain CFMOTO, perusahaan Juss Sports, penyelenggara Formula 1 Grand Prix Shanghai sejak 2004, juga diproyeksikan terlibat dalam proyek MotoGP China yang baru. Kembalinya MotoGP ke China dinilai sangat wajar. Pasalnya, pabrikan lokal seperti CFMOTO kini menjadi kekuatan baru dalam industri motor global. Keberhasilan CFMOTO di Moto3 pada 2024 bersama tim Aspar dan pembalap David Alonso menjadi bukti peningkatan kualitas teknis pabrikan China.

Selain itu, pasar otomotif dan motor di China tumbuh pesat dalam satu dekade terakhir. Populasi penggemar motorsport juga meningkat signifikan, terutama di kalangan generasi muda urban. Kombinasi kekuatan ekonomi, dukungan industri lokal, dan kesiapan infrastruktur membuat China kini lebih siap dibanding 17 tahun lalu.

Jika rencana ini terealisasi, MotoGP China 2027 tak hanya menjadi ajang balapan, tetapi juga simbol kebangkitan industri otomotif Tiongkok di kancah global. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *