Otoplasa.com – Mantan juara dunia MotoGP yang juga pernah membela Yamaha, Jorge Lorenzo yakin Toprak Razgatlioglu akan bersinar di 2027. Terutama saat era menggunakan ban Pirelli yang menggantikan Michelin sebagai suplier balapan.
Seperti diketahui kepindahan Toprak Razgatlioglu ke MotoGP mendapat sorotan besar dari publik balap dunia. Juara WorldSBK tiga kali itu bergabung dengan Pramac Yamaha mulai musim 2026. Namun analis MotoGP, Jorge Lorenzo, menilai potensi Toprak baru akan terlihat jelas pada musim 2027 ketika MotoGP memakai ban Pirelli.
Toprak datang ke MotoGP dengan reputasi kuat. Ia meraih tiga gelar WorldSBK dan menjadi satu dari sedikit pebalap yang juara dengan dua merek berbeda. “Toprak bisa menjadi salah satu pebalap Superbike terbaik dalam sejarah,” ujar Lorenzo.
Rekor Impresif
Rekor Toprak sangat impresif. Ia memenangi 38 balapan dalam dua musim terakhir dan total 78 kemenangan sepanjang karier WorldSBK. Catatan itu menempatkannya sebagai pebalap tersukses kedua sepanjang masa setelah Jonathan Rea.
Namun Yamaha menghadapi tantangan besar di MotoGP. Pabrikan asal Jepang itu hanya meraih satu podium sepanjang musim 2025. Fabio Quartararo finis podium di Jerez, sementara Yamaha belum menang sejak Jerman 2022.
Menurut Lorenzo, kondisi ini dapat menghambat performa Toprak pada musim debut. “Itu hal yang sangat menarik, Toprak di MotoGP,” kata Lorenzo.
Ia menilai publik juga menunggu bagaimana adaptasi Toprak pada tahun pertama. “Kami semua menunggu untuk melihat bagaimana ia tampil di tahun pertama,” jelasnya.
Tantangan Teknis
Lorenzo menegaskan tantangan teknis akan menghambat Toprak. “Saya pikir ban dan Yamaha tidak akan membantunya menunjukkan levelnya secara langsung,” ujarnya.
Lorenzo juga menyoroti karakter YZR-M1. “Yamaha sangat kaku dan mengandalkan kecepatan menikung.”
Karena itu Lorenzo yakin musim 2026 bukan tahun pembuktian bagi Toprak. Namun situasi akan berubah pada 2027.
“Mungkin pada 2027 dengan Pirelli dan satu tahun pengalaman, itu akan menjadi tahunnya,” tegas Lorenzo.
Masuk Papan Atas
Ia bahkan memprediksi peluang masuk papan atas. “Mungkin ia bisa bertarung untuk lima besar atau podium pada beberapa balapan,” kata Lorenzo.
Tetapi Lorenzo menegaskan musim 2026 belum cukup ideal. “Saya tidak percaya ia bisa langsung berada di depan pada 2026,” tuturnya.
Dengan perubahan besar pada regulasi ban dan adaptasi satu musim penuh, publik MotoGP diprediksi baru akan melihat potensi penuh Toprak pada 2027. Transisi ini menjadi kunci penting bagi kariernya di kelas premier. (boi)









