Otoplasa.com – Audi resmi memulai langkah besarnya di ajang Formula 1 dengan menggelar uji lintasan perdana mobil F1 terbarunya, Audi R26, di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. Pengujian tersebut dilakukan dalam rangkaian filming day menjelang musim debut Audi sebagai tim pabrikan penuh pada Formula 1 2026.
Uji coba ini menandai fase penting dalam transformasi tim dari Kick Sauber menjadi Audi Revolut F1 Team, yang akan berkompetisi secara resmi mulai musim 2026. Mobil R26 menjalani jarak tempuh pertamanya di lintasan Montmelo pada Jumat (waktu setempat).
Dua pembalap, Nico Hülkenberg dan Gabriel Bortoleto, bergantian mengemudikan Audi R26. Momen tersebut menjadi tonggak terbaru dalam perjalanan panjang Audi menuju debut resminya di Formula 1.
Momen Emosional
“Menyalakan mesin dan melihat mobil kami melaju di lintasan untuk pertama kalinya adalah momen yang sangat emosional bagi seluruh tim,” ujar Andreas Seidl, Team Principal Audi Revolut F1 Team.
“Ini adalah hasil kerja keras bertahun-tahun dan menjadi fondasi penting menuju musim 2026,” lanjutnya.
Audi sebelumnya mengonfirmasi pada 7 Januari bahwa proses *first fire-up* mesin mobil R26 telah berhasil dilakukan. Sementara itu, peluncuran resmi tim akan digelar di Berlin pada 20 Januari, di mana Audi akan memperkenalkan livery balap penuh mereka kepada publik.
Dominasi Titanium, Carbon Black, dan Audi Red
Sehari setelahnya, Audi juga akan mengadakan acara pembukaan untuk umum, memberi kesempatan bagi para penggemar menyaksikan langsung kehadiran Audi di Formula 1. Sebelumnya, Audi telah memperkenalkan concept livery pada November lalu dengan dominasi warna titanium, carbon black, dan Audi red.
Sebagai bagian dari persiapan, Audi akan bergabung dengan 10 tim Formula 1 lainnya dalam tes pramusim tertutup di Barcelona pada 26–30 Januari. Setelah itu, dua sesi tes lanjutan akan berlangsung di Bahrain pada 11–13 Februari dan 18–20 Februari.
Masuknya Audi ke Formula 1 bukanlah proses instan. Pabrikan asal Jerman ini telah melalui perjuangan panjang sejak pertama kali mengumumkan ketertarikannya pada regulasi mesin baru F1 2026 yang lebih ramah lingkungan dan berfokus pada elektrifikasi.
Audi sempat menghadapi tantangan besar, mulai dari negosiasi kepemilikan tim, restrukturisasi internal, hingga membangun fasilitas pengembangan power unit di Neuburg an der Donau, Jerman. Akuisisi saham tim Sauber menjadi langkah strategis agar Audi bisa masuk Formula 1 sebagai tim pabrikan penuh, bukan sekadar pemasok mesin.
“Kami ingin masuk Formula 1 dengan cara yang tepat, berkelanjutan, dan kompetitif sejak awal,” imbuh Seidl.
“Itulah mengapa kami sangat selektif dan sabar dalam setiap tahap persiapan.”
Dengan pengalaman panjang Audi di ajang balap dunia seperti Le Mans, DTM, dan Formula E, kehadiran Audi di Formula 1 musim 2026 diyakini akan menjadi salah satu cerita paling dinanti dalam era baru olahraga balap paling bergengsi di dunia tersebut. (ton)









