Otoplasa.com – Misi balas dendam tertanam pada Aldi Satya Mahendra di Phillip Island. Seri pembuka World Supersport (WorldSSP) 2026 yang digelar di Sirkuit Phillip Island, Australia (20-22 Februari), menjadi momen krusial bagi talenta muda Indonesia yang mendapat dukungan penuh dari Yamaha.
Aldi Satya Mahendra, rider yang akrab disapa El’ Dablek ini datang dengan satu target jelas. Menembus posisi 10 besar dan membuktikan kematangannya di tahun kedua kelas Supersport.

Persiapan Matang di Benua Biru
Setelah menutup musim 2025 di peringkat 17 dengan 73 poin akibat cedera fraktur pergelangan tangan, Aldi tak ingin membuang waktu. Sejak Januari, pembalap asal Yogyakarta ini telah menetap di Andorra untuk mengasah fisik dan melakukan adaptasi intensif dengan Yamaha YZF-R9.
Tahun ini, Aldi memperkuat AS Racing Team, skuad asal Italia dengan pengalaman lebih dari satu dekade di kancah WorldSBK. Tak hanya motor baru, ia kini bersanding dengan rekan setim berpengalaman, Albert Arenas (Juara Dunia Moto3 2020).
“Saya sudah siap. Latihan empat hari di Andalusia dan masukan penting dari tim serta Albert Arenas membuat saya tambah percaya diri mengincar 10 besar di seri pembuka ini,” tegas Aldi Satya Mahendra.
Tantangan dan Tekanan Musim Kedua
Musim 2026 bukan sekadar balapan bagi Aldi, melainkan ujian konsistensi. Musim lalu, Phillip Island memberikan kenangan pahit manis (DNF di Race 1 dan posisi 13 di Race 2). Kini, dengan bimbingan pelatih Jules Cluzel, Aldi diharapkan mampu mengonversi kecepatannya menjadi poin reguler.
Tantangan terbesar bagi rider berusia 19 tahun ini adalah menjaga kebugaran fisik pasca-cedera panjang tahun lalu yang membuatnya absen di empat seri terakhir. Namun, manajemen optimis dengan progres yang ditunjukkan.

Dukungan Penuh Yamaha Indonesia
Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menegaskan bahwa musim ini adalah momentum bagi Aldi untuk melakukan lompatan besar dalam kariernya.
“Kami menginginkan kemajuan positif. Skill yang makin terasah dan tambahan pembelajaran tahun lalu memotivasinya untuk memberikan performa hebat. Phillip Island akan jadi titik mula yang menjanjikan,” ujar Wahyu Rusmayadi.
Dengan jam terbang yang lebih tinggi dan dukungan tim teknis yang solid, publik otomotif tanah air tentu berharap bendera Merah Putih bisa berkibar lebih tinggi di kancah WorldSSP 2026. (ton)











