Otoplasa.com – Bentley Motors melansir New Continental GT S dan GTC S yang mengusung teknologi evolusi hybrid yang teramat buas. Dimana tertempel DNA Supersports!
Pabrikan asal Inggris tersebut mendefinisikan ulang standar Grand Tourer (GT) berperforma tinggi. Mengambil inspirasi dari lini legendaris Supersports, generasi keempat ini hadir sebagai model “S” paling bertenaga yang pernah diproduksi, memadukan estetika gelap yang dramatis dengan lompatan teknologi powertrain hybrid yang fenomenal.
Jantung mekanis New Continental GT S kini mengadopsi teknologi High Performance Hybrid. Tidak sekadar ramah lingkungan, sistem ini justru melampaui kemampuan mesin W12 Speed generasi sebelumnya dalam setiap parameter.

671 HP dan Torsi 930 Nm
Dapur pacu V8 4,0 liter crossplane yang ikonik kini bekerja sinergis dengan sistem elektrik canggih. Hasilnya?
Output raksasa sebesar 680 PS (671 HP) dan torsi melimpah 930 Nm. Ini merupakan peningkatan signifikan sebesar 130 PS dan 160 Nm dibandingkan model S generasi sebelumnya.
Di atas aspal, angka-angka ini diterjemahkan menjadi performa yang menggetarkan:
– Akselerasi 0-100 km/jam: Hanya dalam 3,5 detik.
– Kecepatan Maksimum: Menembus 306 km/jam.
– Mode EV Murni: Mampu menempuh jarak hingga 80 km tanpa emisi, memberikan ketenangan total di area perkotaan.
Bentley Performance Active Chassis
Untuk mengimbangi tenaga buasnya, Bentley menyematkan Bentley Performance Active Chassis yang sebelumnya hanya eksklusif untuk model GT Speed. Ini adalah paket kontrol dinamika paling canggih di kelasnya yang meliputi:
1. All-Wheel Steering: Meningkatkan kelincahan di tikungan tajam dan stabilitas di kecepatan tinggi.
2. Bentley Dynamic Ride (48V): Sistem anti-roll aktif yang menjaga mobil tetap rata saat bermanuver ekstrem tanpa mengorbankan kenyamanan.
3. Electronic Limited Slip Differential (eLSD): Untuk pertama kalinya hadir di model S, memastikan distribusi tenaga ke roda belakang dilakukan dengan presisi tinggi.
4. Twin Valve Dampers & Torque Vectoring: Memberikan rentang kendali yang lebih luas, dari mode kenyamanan ala “karpet terbang” hingga mode Dynamic yang agresif.
“Di mode Dynamic, sistem ESC mengizinkan sedikit selipan pada poros belakang, memberikan kendali penuh kepada pengemudi untuk melakukan ‘powerslide’ yang terkontrol namun tetap aman,” tulis rilis resmi Bentley.
Estetika Eksterior: “The Dark Presence”
Secara visual, New Continental GT S memancarkan aura sporty yang mengancam melalui Blackline Specification. Semua ornamen krom mengkilap telah digantikan oleh warna hitam gloss, mulai dari gril matriks, sill extension, hingga diffuser belakang.
Detail eksterior menonjol lainnya meliputi:
– Precision Design Headlamps: Lampu LED matriks dengan efek dark tint yang hanya berbagi desain dengan model GT Speed.
– Velg 22 Inci: Hadir dengan desain ten-spoke terbaru yang tersedia dalam opsi warna Gloss Black atau Pale Brodgar Satin.
– Sports Exhaust: Saluran pembuangan khusus yang mengeksplorasi raungan bariton dari mesin V8 crossplane.
Interior: Perpaduan Dinamika dan Kemewahan
Masuk ke kabin, nuansa “driver-centric” sangat kental terasa. Penggunaan material Dinamica, berupa kain teknis yang taktil pada setir, tuas transmisi, dan kursi, memberikan cengkeraman maksimal saat berkendara dinamis.
Skema warna interior dibuat unik untuk model S dengan pembagian warna (colour split) dua nada yang dipertegas dengan desain kursi fluted. Panel instrumen menggunakan Piano Black veneer sebagai standar, namun konsumen tetap bisa memilih opsi high-gloss carbon fiber untuk kesan yang lebih teknis.
Niche Baru di Dunia Grand Touring
Dengan hadirnya varian S, Bentley kini menawarkan spektrum pilihan yang lengkap: mulai dari Azure yang fokus pada kesejahteraan (wellness), hingga GT Speed sebagai puncak performa. New Continental GT S hadir di titik tengah yang manis, menawarkan estetika paling berani dengan teknologi sasis yang mampu memuaskan hasrat para pengamat otomotif dan pengemudi antusias. (boi)









