Checo-Latifi Kunci Max Verstappen Juara Dunia F1 2021

otoplasa.com – Max Verstappen sukses menutup seri pamungkas GP Abu Dhabi sebagai juara dunia Formula 1 2021. Keberhasilannya ini tak lepas dari peran Sergio Perez (Checo) dan Nicholas Latifi.

Max Verstappen Juara Dunia
Max Verstappen sukses merengkuh gelar juara dunianya pertama

Kendati Verstappen menempati pole, namun dia tak berhasil memanfaatkannya hingga Lewis Hamilton mampu menjadi yang terdepan sejak tikungan pertama. Kendati pembalap Red Bull Racing itu tampil agresif, dia tetap kesulitan mengejar sang juara dunia tujuh kali.

Sadar jaraknya semakin jauh, Verstappen masuk pit ke-13 untuk mengganti ban dari soft ke hard. Hamilton meladeni strategi tersebut dengan masuk pit dan memakai ban hard pula. Di Sirkuit Yas Marina akhirnya Checo memimpin jalannya balapan.

Dan disini pula dia mampu memerankan tugasnya untuk meladeni Hamilton hingga beberapa lap. Bila sebelumnya jarak antara Verstappen dan Hamilton berkisar 8 detik, sontak berkat upaya Checo membendung Hamilton, akhirnya selisih menjadi 2 detik.

Nicolas Latifi
Kecelakaan fatal Nicholas Latifi jadi pemicu jarak Lewis Hamilton dan Max Verstappen menjadi dekat

Sayangnya ketika Hamilton tuntas mendahului Checo, jeda waktu dengan Verstappen kembali memanjang. Hamilton benar-benar tampil sempurna dan melaju lebih cepat dibandingkan Verstappen. Mobil Mercedes W12 benar-benar mampu menjaga ritme lomba dan jarak dengan pembalap di belakangnya.

Balapan pun berlangsung cenderung membosankan terlebih Hamilton semakin nyaman berada di depan. Bayangan sebagai juara dunia ke-8 semakin tergambar mengingat Verstappen seakan kehilangan momentum karena sulit mengejar.

Namun perlahan tanda-tanda keberuntungan mulai menghampiri pembalap Belanda tersebut. Tepat di lap ke-37, Verstappen masuk pit untuk berganti ban hard baru akibat imbas dari keluarnya Virtual Safety Car (VSC) akibat insiden Antonio Giovinazzi (Alfa Romeo). Di sisi lain Hamilton tetap bertahan dengan ban lamanya.

klasemen akhir
Max Verstappen unggul 8 poin di akhir klasemen

Puncaknya adalah lap ke-53 ketika Nicholas Latifi (Williams) mengalami insiden dengan menabrak dinding pembatas hingga menyebabkan mobilnya rusak parah. Safety Car (SC) pun keluar dan kembali dimanfaatkan Verstappen masuk pit berganti ban soft. Sedangkan Hamilton tetap memilih bertahan di lintasan karena balapan tinggal menyisakan beberapa lap.

Namun akibat periode Safety Car lumayan lama karena trek harus dibersihkan, akhirnya menjadikan jarak antara Hamilton dan Verstappen sangat dekat. Dan disinilah kesialan dari Tim Mercedes, ketika Safety Car masuk pit akhirnya Hamilton tak mampu bertahan dari serangan agresif Verstappen dengan ban baru.

Tampuk pimpinan lomba pun berganti dan Verstappen sukses menyongsong gelar juara dunianya yang pertama. Raut kecewa tampak sekali pada Hamilton namun seusai balapan dia memberikan selamat kepada lawan terberatnya di musim ini. Yang menarik Mercedes pun melayangkan protes terhadap hasil balapan dan telah ditolak oleh FIA.

Konstruktor
Gelar konstruktor jadi hiburan Tim Mercedes

“Sepanjang balapan saya terus berupaya keras dan akhirnya kesempatan itu datang dan sulit dipercaya. Ada keberuntungan yang saya dapat. Dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Checo, dia rekan setim yang terbaik,” kata Verstappen.

“Selamat untuk Max dan timnya. Kami telah melakukan segalanya dan tak menyerah hingga akhir di tahun yang luar biasa dan ini adalah musim yang paling sulit,” ujar Hamilton usai balapan. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *