Corona Bikin Ingat Italian Tune Up

otoplasa.com – Wabah virus corona yang menyebar seantero dunia, menimbulkan efek berantai hingga ke segala sendi kehidupan. Mall yang makin sepi , sekolah yang diliburkan, seakan memberi signal bahwa untuk sementara waktu menghindari kerumunan yang melibatkan banyak orang.

Otoplasa pun teringat dengan Italia yang menjadi negara kedua setelah China dengan korban tewas terbanyak akibat covid-19. Negeri asal Valentino Rossi ini sangat menderita hingga memberlakukan lockdown. Bicara Negeri Pizza, ada istilah otomotif yang sangat populer, yakni ‘Italian Tune Up’.

Inilah kiat cara mengemudi mobil secara khusus demi membikin performa mobil lebih baik. Biasanya lebih sering diterapkan pada mobil-mobil bermesin bensin.

Italian Tune Up adalah mengemudikan mobil dengan membawa rpm mesin hingga menyentuh di atas 6000 rpm selama beberapa menit. Memang suara mesin akan terdengar hingga ke dalam kabin. Namun diyakini dengan cara ini bakal merontokkan deposit karbon yang menumpuk di ruang bakar.

Logikanya dengan suhu mesin yang semakin meningkat akibat dibejek di rpm tinggi, maka kerak-kerak yang tersisa di ruang bakar bakal dipaksa untuk ikut terbakar. Secara signifikan kerak akan menghilang. Yang patut diingat, mobil yang perlu penanganan Italian Tune Up adalah kendaraan yang kerap menemui kondisi kemacetan di perkotaan. Kondisi stop and go yang berulang kali, memang bisa menjadi pemicu sistem pembakaran menjadi tak sempurna. Alhasil deposit lama-lama bakal terbentuk.

Kondisi berbeda bilamana mobil yang Anda tumpangi jarang bersua dengan kemacetan. Dimana ketika mengemudikannya tiap perpindahan giginya sesuai dengan batas kecepatan, sehingga deposit pun bakal lama terbentuk.

Dari perbedaan perlakuan di atas, tampaknya jika memang kerap bertemu kemacetan, tak ada salahnya menjajal Italian Tune Up. Selain lebih hemat biaya, Anda pun bisa meminimalisir untuk berhubungan langsung dengan orang-orang karena tak pergi ke bengkel.

Bagaimana? (isf/16-03-2020)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *