otoplasa.com, Surabaya – Gebyar pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2025 yang akan berlangsung 28 Mei – 1 Juni di Grand City Convex bakal minim peserta dari pabrikan Jepang. Pasalnya saat jumpa pers IIMS Surabaya 2025, Rabu siang, 21 Mei 2025, terungkap hanya ada tiga merek, yaitu Daihatsu, Honda dan Toyota.
Ketiga perwakilan ini seakan menyelamatkan wajah produsen Jepang di pameran yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Bahkan di roda dua pun tak ada wakil Negeri Matahari Terbit sama sekali. Tentu hal ini tak terlepas dari kelesuan pasar otomotif tanah air. Bahkan Gaikindo menyebutkan penurunan penjualan pada April 2025 lalu adalah yang terparah.

Dimana sepanjang April 2025 hanya mencatatkan penjualan 51.205 unit. Angka terendah di tahun berjalan, namun juga merupakan yang terburuk dalam 12 bulan terakhir. Sebagai perbandingan, penjualan mobil pada Maret 2025 tercatat sebesar 70.895 unit, sehingga penurunan pada April mencapai 27,8% secara bulanan (month-to-month). Bahkan jika dibandingkan dengan awal tahun, trennya tampak menurun tajam. Dimana Januari mencatat 61.932 unit dan Februari melonjak ke 72.336 unit.
Penurunan ini tak hanya terlihat pada angka wholesales. Penjualan ritel atau dari diler ke konsumen akhir juga menunjukkan performa buruk. Pada April, penjualan ritel hanya mencapai 57.031 unit, jauh merosot dibandingkan Maret yang mencapai 76.582 unit. Dengan hasil ini, total penjualan ritel selama empat bulan pertama tahun ini hanya mencapai 267.514 unit, sedangkan wholesales selama periode yang sama tercatat 256.368 unit.
Jika Jepang hanya menempatkan tiga perwakilan di IIMS Surabaya 2025, maka sisanya sudah bisa ditebak. Mereka adalah produsen otomotif asal Tiongkok, dan sisanya merek Eropa yang sebenarnya sebagian sudah diproduksi di Tiongkok maupun India.

Ingelina Aprilliawati, Marketing Communication Manager Honda Surabaya Center (HSC) menyampaikan Honda telah mengikuti ajang IIMS, khususnya Surabaya telah lebih dari satu dekade. Dan selama itu tetap berkomitmen menghadirkan produk terbaik untuk konsumen setia. Dengan produk yang tepat dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen, Honda tetap optimis pasar masih terbuka lebar.
“Pada IIMS Surabaya kami akan membawa dua spesial display, Honda eN1 dan deretan produk hybrid. Selain itu kami hadirkan program penjualan menarik untuk konsumen, serta kami sediakan dua unit test drive,” papar Inge, panggilan akrabnya.
Sementara itu Project Manager IIMS 2025, Rudi MF, menyampaikan kendati ekosistem otomotif di Indonesia terus berkembang, pasar masih diliputi ketidakpastian akibat dinamika global. “Dinamika hubungan dagang internasional, khususnya antara Amerika Serikat dan Tiongkok, menjadi pelajaran penting bagi kita untuk memperkuat fondasi industri dalam negeri,” wanti Rudi saat jumpa pers.
Ia juga menyoroti tren positif penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada IIMS Jakarta 2025 yang mencapai 40 persen dari total transaksi, meningkat dari 30 persen pada 2024. Rudi optimistis, tren serupa akan terjadi di Surabaya, didukung insentif pemerintah yang mencakup kendaraan listrik dan hybrid.
Untuk target pelaksanaan IIMS Surabaya 2025 sendiri, diharapkan bakal terjadi transaksi sebesar Rp 260 miliar, serta kedatangan pengunjung hingga 30 ribu orang. General Manager Dyandra Promosindo, Tofani Lazuardi menyatakan bahwa target tersebut masih sangat realistis.
“Target ini tidak berlebihan. Kenaikannya sekitar 10 persen dari capaian tahun sebelumnya, sesuai dengan tren yang ada,” yakin Tofani.
Dukungan Lembaga Pembiayaan dan Program Inklusif
Pihak penyelenggara juga mendapat dukungan dari mitra resmi seperti PT Bank Danamon Indonesia dan Adira Finance, yang siap menghadirkan berbagai skema pembiayaan dan promo khusus selama pameran berlangsung.
“Kami ingin memberikan support penuh kepada masyarakat Jawa Timur yang ingin memiliki kendaraan impian melalui layanan pembiayaan yang mudah dan promo menarik saat gelaran IIMS berlangsung,” ujar Dian Ari Prabowo, Area Manager Danamon untuk wilayah Jawa Timur.
IIMS Surabaya 2025 tidak hanya menampilkan deretan kendaraan terbaru, tetapi juga berupaya membangun ekosistem otomotif masa depan. Beberapa program pendukung seperti edukasi kendaraan listrik bersama PLN, layanan tukar tambah kendaraan melalui Momobil dan Momotor, hingga insentif seperti cashback dan undian umrah turut memeriahkan acara. (boi)









