Daihatsu Jatim Lebih Moncer Dibanding Propinsi Lain

IIMS 2018
Surabaya (otoplasa.com) – Penjualan Daihatsu di Jawa Timur ternyata lebih moncer dibanding propinsi lain. Demikian penjelasan Regional Head Area Jawa Timur PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation, Budhy Lau saat press conference gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya di Booth Daihatsu, Rabu (07/11).

Budhy menjelaskan Jatim menempati peringkat kontribusi terbesar secara nasional. Sampai triwulan tiga 2018, posisi Daihatsu di Jatim nomor dua dengan market share 20 persen. “Jawa Timur dibanding provinsi yang ada di Jawa, kontribusi ke nasional paling tinggi. Provinsi lainnya, di bawah 20 persen,” terangnya.

Total penjualan Daihatsu di Jatim sampai Oktober sebanyak 21 ribuan unit. Khusus September 2018 tercatat 2764 unit dan Oktober 2500 unit. Kontribusi terbesar dari Sigra 25 persen, Gran Max 24 persen, Xenia 20 persen. Sedangkan All New Terios, naik hingga lebih dari 270 persen dibanding tahun lalu.

“Andai suplai Terios lancar dan maksimal, penjualannya bakal makin kencang. Setidaknya bisa berkontribusi 15 persen,” yakin Budhy.

Khusus selama gelaran IIMS Surabaya 2018 di Grand City Convention, Daihatsu menargetkan bisa mencatatkan 300 SPK. Terlebih tren market pasar otomotif di Surabaya puncaknya ada di bulan November hingga Desember.

”Kami optimistis bisa meraih target 300 unit selama 5 hari. Saat di GIIAS target 200, realisasi malah 400. Dan dua event ini, momentumnya berbeda,” imbuh Budhy.

Selama IIMS, Daihatsu menawarkan program khusus dengan promo bunga mulai 3,5 persen dengan tenor hingga 7 tahun, bebas biaya administrasi, biaya angsuran lebih ringan dan beragam hadiah menarik. Selain itu, ada unit test drive Terios. Dari pengalaman sebelumnya, rata-rata yang membeli secara leasing mencapai 82 persen. “Khusus leasing kami telah MoU dengan leasing official untuk IIMS Surabaya yakni Mandiri Tunas Finance,” pungkasnya. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *