Deklarasi KTCI Chapter Jawa Timur

Berjabat tangan Ketua Umum KTCI, Laksono Sapto (kanan) dan Ronny Sasongko, Ketua KTCI Chapter Jatim (kiri)

Surabaya (otoplasa.com) – Resmi sudah Komunitas Toyota Calya Indonesia (KTCI) Chapter Jawa Timur berdiri. Berlangsung di Auto2000 Jemursari Surabaya, Selasa (11/9), komunitas otomotif yang memayungi para pemilik Toyota Calya yang tersebar di beberapa kota di Jatim itu merupakan chapter yang ke-23.

Demikian penjelasan Ketua Umum KTCI, Laksono Sapto kepada Otoplasa. “Kini total KTCI telah memiliki 23 chapter yang tersebar di beberapa kota dan propinsi. Usai Jatim, besok kita akan meresmikan chapter selanjutnya di Semarang, Jawa Tengah,” terangnya.

September seakan menjadi bulan tersibuk bagi KTCI. Khusus deklarasi Chapter Jatim, KTCI juga menggelar program sosial berupa pengobatan massal gratis. “Usai acara deklarasi, kami mengadakan bakti sosial dengan mengelar pengobatan gratis. Besok berlanjut dengan City Tour Team Journey dan melepas keberangkatan team journey ke Jawa Tengah,” kata Ronny Sasongko, Ketua KTCI Chapter Jatim.

Ronny memaparkan banyak sekali manfaat bergabung sebagai anggota KTCI. Selain menambah persaudaraan, juga bisa saling berbagi dan peduli dengan sesama. “Bisa menambah keluarga baru dan kami bisa share tips merawat kendaraan. Selain itu kita bersama-sama memiliki agenda untuk melakukan hal yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti menggelar kegiatan sosial,” tuturnya.

Hingga kini KTCI Jatim berjumlah puluhan anggota. “Terbanyak masih Surabaya dan tersebar di beberapa kota. Jumlahnya kisaran 30-an,” imbuhnya.

Secara nasional, jumlah anggota KTCI telah mencapai 800 orang. Seiring dengan semakin populernya Toyota Calya, kemungkinan besar komunitas yang berada di bawah naungan PT Toyota Astra Motor (TAM) ini juga akan menyebar hingga ke kota yang lain, khususnya di luar Jawa.

Kelebihan produk LCGC ini selain mampu memuat tujuh penumpang dewasa, juga terkenal irit bbm. Ketika Otoplasa menjajal dengan berkemudi ala eco driving, Calya mampu menempuh jarak 17 km/liter. Bahkan performanya cukup handal saat menjajal jalanan wisata Gunung Bromo yang lumayan ekstrim beberapa waktu lalu. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *