otoplasa.com – Balapan bergengsi MotoGP Mandalika memang sudah usai. Namun banyak cerita menarik seputar euforia lomba di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut. Salah satunya adalah pengalaman anggota Honda Community Jatim yang hanya mengeluarkan biaya bbm Rp 120 ribu untuk sekali perjalanan dari Surabaya menuju ke Mandalika ketika menaiki All New Honda Vario 160.
Itulah yang dialami Francisco Pariama members Surabaya BeAT Club yang tergabung dalam Surabaya Honda Community. “Saya pakai Vario 160 untuk touring dari Surabaya ke Mandalika, untuk bahan bakar atau bensin yang pakai Pertamax hanya butuh Rp 120 ribu,” kata pria yang juga pengurus Paguyuban BeAT Jawa Timur (PBJT) ini.
Bergabungnya Francisco touring ke Mandalika ini setelah dia terpilih sebagai pemenang Golden Tiket Touring dan Nonton Langsung MotoGP persembahan MPM Honda Jatim selaku distributor motor Honda Jatim dan NTT. Dengan menggunakan Vario 160 yang juga disediakan MPM Honda Jatim, Francisco melaksanakan Touring Mandalika selama 7 hari. Dengan start pada 16 Maret 2022 dari MPM Honda Jatim di jalan Simpang Dukuh Surabaya, yang ketika itu dilepas Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim Suhari.
Yang menarik selama mengikuti Touring Mandalika, medan yang dilewati lumayan lengkap. Dari Surabaya rute Pasuruan-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi dilalui dengan medan menantang dan sekaligus menguji performa Vario 160cc. Kemudian menyeberang dari pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk di Bali dengan kapal laut.
Memasuki Pulau Bali Francisco bersama rombongan menyempatkan diri mampir ke Ubud Bali. Kemudian menuju ke pelabuhan Padang Bai guna menyeberang ke pulau Lombok dengan kapal laut. Sampai di Lombok mendarat di pelabuhan Lembar.
Touring Mandalika dengan Vario 160 yang setelah itu lanjut menonton MotoGP Indonesia di Mandalika terbilang seru. Selain nonton MotoGP di Mandalika International Street Circuit., Francisco juga menyempatkan diri jalan-jalan di pulau Lombok untuk silaturahmi dengan bikers Honda di NTB juga ke tempat wisata seperti Mekaki atau bukit Persahabatan dan Sasaku.
“Performa Vario 160 top dan memuaskan. Tarikan enteng dan responsif. Handling sangat nyaman dan stabil di jalan lurus maupun belok juga naik dan turun, sangat nyaman ketika bermanuver di jalanan macet,pegunungan,apalagi track lurus,” jelas Francisco.
Lebih lanjut pria dengan berat badan 65kg dan tinggi 175cm ini mengungkapkan, bahwa respon Vario sangat dapat diandalkan. “Respon lari Vario 160 responsif dan sangat cepat mencapai midle sampai top speed. Dengan barang bawaan saya yang cukup banyak, tidak mempengaruhi kestabilan dan keiiritan vario 160. TenagaVario 160 dengan mesin 160cc, power yang dihasilkan saat track lurus, sangat diluar dugaan. Awalnya saya mengira akan sangat berat untuk putaran bawah, di track perkotaan yang macet. Ternyata saya salah, diluar dugaan Vario 160 mampu melibas jalan macet dan sangat gesit,” bangganya.
Usai menonton balapan MotoGP, kini kembali perjalanan balik ke Surabaya dari pelabuhan Lembar NTB dengan naik kapal langsung ke pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Yang berlanjut dari Tanjung Perak ke MPM Honda Jatim riding kembali dengan Vario 160 (22/3).
“Touring Mandalika dari Surabaya bersama Vario 160 ini total menempuh jarak 421km dengan pakai bahan bakar Pertamax hanya butuh Rp 120 ribu,” pungkas Francisco.
Nah dari pengalaman bikers Honda Community ini, tampaknya tahun depan ke Mandalika dengan naik motor bisa menjadi rujukan. DImana setelah gelaran selesai bisa kembali ke Surabaya dengan menaiki kapal laut. (anto)









