otoplasa.com – Wabah corona benar-benar memberikan dampak yang luar biasa bagi iklim otomotif di Tanah Air. Selama periode April 2020 penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (GAIKINDO) menyebutkan April 2020 angka penjualan 24.276 unit untuk penjualan secara retail (dealer ke konsumen) dan wholesales (pabrik ke dealer) 7.871 unit. Bandingkan dengan Maret 2020, secara retail mengumpulkan angka sebesar 60.447 unit atau turun 59,8 persen. Sedangkan wholesales menurun 89,7 persen karena angkanya tercatat 76.800 unit.
Dari kondisi April 2020, lima merek Jepang masih tampil dominan. Sementara merek Eropa, Korea dan China tak mampu masuk lima besar. Mereka adalah:
1. Toyota menjual 2.093 unit secara wholesales.
2. Daihatsu wholesales 1.330 unit.
3. Honda wholesales 1.183 unit.
4. Mitsubishi wholesales 1.113 unit.
5. Suzuki wholesales 1.042 unit.
Perbandingan mencolok juga terjadi jika membandingkan hasil penjualan Januari – April 2020 dengan periode yang sama tahun lalu. Dimana pada Januari – April 2019 kemarin mencatatkan penjualan 338.338 unit, atau terjadi penurunan di 2020 sebanyak 27,67 persen karena hanya mengumpulkan wholesales sebesar 244.762 unit.
Di sisi lain, GAIKINDO tengah berupaya melobi ke Pemerintah supaya pajak mobil diturunkan 50 persen. Harapannya dengan pajak yang turun bisa menstimulasi angka penjualan. Akankah upaya ini terealisasi di saat pandemi Covid-19?
Kita tunggu saja. (anto/19-05-2020)









