First Impression Mini Cooper S Cabriolet

AC-nya redam panasnya Surabaya


Surabaya, OTOPLASA – Bukan rahasia cuaca Surabaya di waktu siang sangat terasa panas. Lantas bagaimana jika ada tantangan menaiki Mini Cooper S Cabriolet dari Maxindo, diler resmi Mini di Kota Pahlawan?

Tentu menarik sekali. Embel-embel cabriolet membawa rasa penasaran, apakah panas Surabaya di waktu siang mampu diredam oleh Mini. Selain itu Otoplasa kerap menaiki mobil dengan atap tertutup, sehingga sensasi cabriolet perlu dijajal maksimal.

Ditemani Faizal Arif Triyono, Mini Aftersales Manager atau biasa dipanggil Carlos, kami pun meninggalkan kawasan Arjuna menuju jalanan pusat kota. Berangkat di kisaran jam 11-an, kami merasakan mungkin cuaca kali ini lumayan terik. Waktu itu indikator menunjukkan suhu 36 derajat Celcius. Wouw puanas rek!

Sebagai kesepakatan bersama, kami sengaja tidak membuka seluruh atap cabriolet. Alasannya kami tak ingin disebut sekumpulan orang yang gemar berjemur matahari untuk berpanas-ria. Dan tak kalah penting jalanan Surabaya waktu itu tergolong macet dan lumayan berdebu, sehingga kami pun tak mau menjadi pusat perhatian. Toh tanpa membuka cabriolet, menaiki Mini Cooper S telah terbukti menjadi pusat perhatian beberapa pengemudi dan pengendara yang lain!

Memakai atap berbahan kanvas berwarna hitam, bayangan Otoplasa waktu itu di dalam kabin bakal terasa panas. Nyatanya hembusan AC di posisi 1 pun terasa adem hingga jok belakang. Bayangkan di jam tangan indikator Otoplasa suhu bisa mencapai 21 derajat Celcius dan turun belasan derajat dari suhu di luar mobil.

Terpaan AC Mini Cabriolet lumayan impresif super dingin hingga tak menjadikan badan kita sebagai penumpang berkeringat. Jadi untuk kesimpulan hasil tes kali ini, bersama Mini Cooper S Cabriolet, cuaca panas Surabaya bisa teredam sempurna.

Untuk tes sensasi performa mobilnya, akan Otoplasa ulas di lain kesempatan. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *