Honda e Kecelakaan Pertama di Dunia

Honda e
Foto: Freiwillige Feuerwehr Scheibbs
otoplasa.com – Nasib sial dialami oleh Honda e. Mobil listrik yang baru saja diulas di dunia maya (internet) dan belum masuk ke Indonesia serta baru saja dijual di Eropa mengalami kecelakaan hingga terguling dan bersandar di pepohonan pinggir jalan. Peristiwa ini terjadi di Scheibbs, yang berjarak 125 km dari Wina, Austria.
Honda e
Kondisi Honda e hingga bersandar terguling di pinggir jalan – Freiwillige Feuerwehr Scheibbs

Kondisi pengemudi dikabarkan selamat dan bisa keluar dari mobil serta segera melaporkan kepada petugas terkait. Hanya saja bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi belum terungkap.

Namun yang pasti ketika petugas pertolongan datang, jalanan masih basah oleh bekas guyuran hujan. Apakah kecelakaan itu terjadi ketika hujan turun atau setelahnya, juga belum diketahui.

Baca juga: https://otoplasa.com/honda-positif-tinggalkan-bensin-diesel/

Lantas apa penyebabnya?
Jika kecelakaan ini terjadi di Tanah Air, hampir 90% telah ada jawabannya, yakni pengemudi mengantuk! Tengok saja beragam kecelakaan tunggal di tol atau jalan raya, yang jadi kambing hitam hampir selalu mata lelah. Padahal ada beragam sisi teknis dari kendaraan itu sendiri, seperti ban meletus, understeer hingga oversteer, yang terkadang banyak orang awam belum memahaminya.

Honda e
Dek bawah mobil listrik Honda e rata – Freiwillige Feuerwehr Scheibbs

Kembali ke Honda e yang mengalami insiden, Otoplasa akan mengupas dari sisi teknis dan awal kelahiran mobil listrik kompak ini. Dari beragam rilis yang diterima, Honda sengaja menciptakan e sebagai kendaraan listrik paling ramah lingkungan dan menyenangkan saat dikemudikan.

Jarak sumbu rodanya hanya 2530 mm atau 2,53 meter. Bayangkan sangat pendek dan ini mencerminkan mobil yang sangat dinamis, menjadikan pengendaliannya sangat sigap dan mampu memenuhi adrenalin keinginan pengemudi untuk melakukan zig-zag.

Honda e
Jadi Honda e pertama yang kecelakaan di dunia – Freiwillige Feuerwehr Scheibbs

Dari karakter pengendaliannya yang menyenangkan, Honda e mengusung motor listrik 100 kW (136 PS) dan torsi 315 Nm. Bayangkan lagi baik tenaga dan torsinya mengalahkan saudaranya yang dijual di sini, yaitu Honda Brio. Dimana Brio berdaya 90 PS dan torsi 110 Nm telah mampu menarik pesona para anak muda di ajang slalom, berkat performanya yang responsif.

Andai Honda e yang tampil di ajang slalom, mungkin bakal lebih seru karena torsinya yang tinggi (linier) telah tercapai sejak mobil itu berakselerasi atau berjalan. Artinya Honda e lumayan buas!

Baca juga: https://otoplasa.com/honda-listrik-e-kalahkan-performa-brio/

Apakah sudah menjawab mengapa insiden itu bisa terjadi?

Honda e
Mendapat pertolongan dari petugas pemadam kebakaran Austria – Freiwillige Feuerwehr Scheibbs

Masih belum karena dari sisi pengemudi (yang kemungkinan sales unit test drive) tak ada keterangan. Hanya saja ada foto dari petugas pemadam kebakaran Austria menampilkan bahwa sebelum lokasi kecelakaan, jalan yang dilewati sedikit menanjak dan agak menikung ke kanan. Sementara mobil ‘terdampar’ di sisi kiri jalan dan di Austria lingkar kemudi ada di kiri, sedangkan Honda e menggunakan penggerak roda belakang.

Analisanya secara psikologis jika jalan menanjak, sopir berpeluang menambah kecepatan dengan menginjak gas lebih dalam. Tapi bisa saja sebelumnya mobil ini telah meluncur dengan kecepatan tinggi dan pengemudi menginjak rem menjelang tikungan. Hingga terjadilah insiden yang kemungkinannya bisa saja oversteer.

Bagaimana pembaca? (Source photos: Freiwillige Feuerwehr Scheibbs/anto/01-08-2020)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed