Otoplasa.com – Mana yang lebih boros konsumsi bbm saat melewati kemacetan atau jalan bebas hambatan (tol)? Tentu sebagian besar sepakat kondisi macet adalah momok penghisap isi tangki bahan bakar. Itulah yang terpatri di sebagian besar pengguna kendaraan, yang seketika mindset itu dapat berubah oleh kehadiran Honda HR-V e:HEV.
Pasalnya Otoplasa membuktikan sendiri, bagaimana New Honda HR-V berteknologi hybrid mampu merubah paradigma. Alih-alih kondisi macet yang paling boros bbm, justru di Honda HR-V e:HEV terbalik. Saat melaju di jalan bebas hambatan, konsumsi bbm-nya berkisar 19-21 km/liter. Namun ketika bersua dengan jalanan perkotaan Surabaya yang macet di saat jam kerja, konsumsi bbm-nya semakin irit. Satu liternya bisa menempuh jarak hingga 22 km!
Tak mengherankan Booth Honda di GIIAS Surabaya, yang berlangsung 27-31 Agustus 2025, Honda Surabaya Center (HSC) selaku main dealer Jatim, Bali dan Nusa Tenggara menampilkan model kendaraan hybrid terbaiknya. Yaitu Honda STEP WGN e:HEV, All New Honda CR-V RS e:HEV, New Honda Civic RS e:HEV dan New Honda HR-V e:HEV. Itulah deretan mobil elektrifikasi Honda yang menggabungkan efisiensi motor listrik dengan mesin bensin yang bertenaga. Kombinasi tersebut menghasilkan performa fun to drive sekaligus hemat bahan bakar.

Electric-First Jadi Rahasia Keiritan BBM
Calvin Alexander, Area Sales and Dealer Development Manager HSC kepada Otoplasa menjelaskan mengapa teknologi e:HEV mampu merubah mindset pengguna mobil. Dimana macet bakal lebih hemat bbm dibandingkan lewat tol.
“Sistem e:HEV berbeda dari sistem hybrid konvensional yang mengandalkan mesin bensin sebagai sumber tenaga utama. Di e:HEV pendekatannya electric-first. Motor listrik menjadi penggerak utama saat berkendara, terutama di jalanan yang macet. Sedangkan mesin bensin hanya aktif saat dibutuhkan misalnya pada kecepatan tinggi atau saat melaju di tol, dan ketika baterai perlu diisi ulang,” papar Calvin.
Sistem elektrifikasi e:HEV khususnya di New Honda HR-V, terdiri dari mesin bensin 1.5L yang dipadukan motor listrik bertenaga 131 ps. Gabungan keduanya menghasilkan torsi puncak 253 Nm dan menghasilkan performa yang responsif sekaligus efisien. Jadi siap berpetualang untuk harian maupun perjalanan jauh.
Teknologi e:HEV Jadi Pilihan Terbaik
Seiring dengan gelaran GIIAS Surabaya 2025, President Director HSC, Ang Hoey Tiong, menegaskan komitmen menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan konsumen Jawa Timur. Dari segmen SUV hingga MPV, Honda memberikan pilihan kendaraan yang ramah lingkungan karena irit bbm, nyaman, aman dan kaya fitur. “Serangkaian model terbaik dari Honda akan menjadi pilihan utama keluarga Surabaya,” ujar Ang Hoey Tiong.
Sementara itu Director HSC, Wendy Miharja menegaskan kehadiran beberapa model elektrifikasi, tetap tak meninggalkan karakter utama Honda. “Inilah bedanya Honda dengan mobil elektrik yang lain. Mobil kami tetap mempertahankan Fun to Drive seperti mobil bensin Honda yang lain. Jadi silahkan dites ragam mobil e:HEV kami,” wantinya.
Yang menarik Otoplasa memang telah merasakan sensasi fun to drive di New Honda HR-V e:HEV. Bahkan kali ini kabin terasa lebih senyap berkat motor listriknya yang punya peran utama. Terungkap transisi antar mode berkendara EV Drive, Hybrid Drive, dan Engine Drive berlangsung mulus berkat Electronic CVT dan Intelligent Power Unit. Pilihan mode drive cukup lengkap, tersedia Eco, Normal, atau Sport, yang dapat menyesuaikan gaya berkendara setiap driver.
Kabar gembiranya, SUV yang Otoplasa jajal harganya kini lebih kompetitif dibandingkan model sebelumnya. Artinya harga New Honda HR-V e:HEV berteknologi hybrid lebih murah dibandingkan Honda HR-V generasi yang lama. Perbedaanya hingga puluhan juta rupiah, khususnya dibandingkan sesama varian model tertinggi. (boi)












