Otoplasa.com – Sportscar hybrid Honda Prelude ludes terjual. Saking larisnya terungkap bahwa Surabaya menyumbang antrean panjang! Membuktikan bahwa gairah sportscar kembali memuncak.
Demikian kerinduan pecinta otomotif akan sosok sport coupe legendaris akhirnya terobati. Kehadiran Honda Prelude terbaru sukses memicu gelombang antusiasme luar biasa di pasar otomotif tanah air. Meski baru saja diperkenalkan, kuota unit yang tersedia langsung ludes diserbu konsumen, membuktikan bahwa pesona Prelude tak pernah pudar oleh waktu.
Secara nasional, tercatat sebanyak 240 unit pemesanan (SPK) telah terkumpul. Angka ini tergolong fantastis untuk segmen mobil hobi. Namun, konsumen nampaknya harus lebih bersabar, sebab kuota batch pertama yang dialokasikan oleh Honda Prospect Motor (HPM) hanya tersedia 100 unit dan seluruhnya telah habis terserap.

Surabaya Basis Peminat Terbesar
Jawa Timur, khususnya Surabaya, menunjukkan taringnya sebagai basis konsumen loyal Honda yang fanatik. Di wilayah ini saja, tercatat sudah ada 39 unit inden yang masuk. Namun, keterbatasan kuota menjadi tantangan tersendiri bagi pihak dealer.
Director Honda Surabaya Center (HSC), Wendy Miharja, mengungkapkan keterkejutannya atas respon pasar yang masif ini. “Buat kami juga luar biasa cukup surprise karena secara nasional penjualan 240 unit. Surabaya sendiri sampai saat ini terima 39 booking, padahal dapatnya (jatah kuota) cuma delapan unit,” ujar Wendy saat ditemui di sela-sela pameran Honda Berkah di Surabaya.
Kondisi ini menjadikan pihak HSC terus menjalin komunikasi intensif dengan pusat agar permintaan konsumen di Jawa Timur dapat segera terpenuhi. “Kita lagi kebingungan karena banyak sekali customer yang minta supaya dapat di batch pertama atau next batch-nya sesegera mungkin,” tambahnya.
Perpaduan Desain Ikonik dan Teknologi Masa Depan
Mengapa Honda Prelude begitu diburu? Jawabannya terletak pada eksekusi desain yang memadukan siluet klasik long-nose short-deck dengan napas modern yang minimalis.
– Desain Eksterior: Prelude tampil dengan garis bodi yang aerodinamis dan elegan, jauh dari kesan agresif yang berlebihan. Lampu depan LED yang tajam serta velg besar memberikan kesan berwibawa namun tetap sporty.
– Performa Elektrifikasi: Berbeda dengan pendahulunya, Prelude baru mengusung teknologi Hybrid (HEV) berperforma tinggi. Honda menjanjikan sensasi “Pleasure of Driving” yang menjadi ciri khas mereka, menggabungkan efisiensi bahan bakar dengan respon torsi instan.
– Interior Driver-Oriented: Kabin dirancang untuk memanjakan pengemudi dengan material premium dan posisi duduk rendah khas mobil sport, didukung dengan fitur keselamatan canggih Honda SENSING.

Spesifikasi Teknis: Performa Tinggi di Era Elektrifikasi
Di balik desainnya yang memikat, tertanam spesifikasi teknis yang menjanjikan sensasi berkendara murni khas Honda. Berikut adalah detail teknis yang menjadikannya istimewa:
– Jantung Mekanis: Prelude mengusung sistem e:HEV (Hybrid Electric Vehicle) generasi terbaru. Mesin bensin 2.0L 4-silinder siklus Atkinson dipadukan dengan dua motor listrik (dual-motor) yang mampu menghasilkan tenaga responsif dan efisiensi bahan bakar maksimal.
– Transmisi: Menggunakan e-CVT yang disetel khusus untuk memberikan simulasi perpindahan gigi yang sporty, memberikan koneksi linear antara injakan pedal gas dan akselerasi.
– Kaki-Kaki & Penggerak: Sistem suspensi independent di keempat roda memastikan stabilitas tinggi saat bermanuver di tikungan. Prelude tetap setia pada layout Front-Wheel Drive (FWD) yang dioptimalkan dengan distribusi bobot yang presisi.
– Fitur Keselamatan: Paket Honda SENSING lengkap menjadi standar, mencakup Collision Mitigation Braking System, Lane Keeping Assist, hingga Adaptive Cruise Control.
Harga yang Kompetitif
Faktor lain yang memicu membludaknya antrean adalah skema harga yang dianggap masuk akal untuk sebuah mobil ikonik. Wendy Miharja menekankan bahwa secara kualitas dan model, mobil ini sangat mumpuni, ditambah dengan range harga yang masih sangat reasonable, yaitu berkisar Rp 925 juta hingga Rp 975 juta (OTR Jakarta)
Bagi konsumen di Surabaya yang telah masuk dalam daftar inden, unit dijadwalkan mulai mendarat secara bertahap pada Mei 2026 hingga akhir tahun. Dengan tren yang terus meningkat selama pameran berlangsung, angka 39 unit diprediksi akan terus bertambah.
Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar mobil sport di Indonesia masih sangat bergairah, terutama ketika nama besar seperti Honda Prelude kembali turun ke jalan. (boi)















