Otoplasa.com – Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 memberi sinyal positif kebangkitan otomotif nasional. Dimana berhasil membukukan transaksi Rp8,7 triliun.
Pameran resmi ditutup dengan raihan prestasi yang melampaui ekspektasi. Selama 11 hari penyelenggaraan sejak 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, sukses menjadi barometer optimisme pasar otomotif nasional dengan mencatatkan jumlah pengunjung IIMS 2026 sebanyak 580.250 orang.
Angka kunjungan yang masif ini berbanding lurus dengan nilai transaksi yang dibukukan. Berdasarkan laporan akhir dari para jenama peserta, total nilai transaksi mencapai angka fantastis, yakni Rp8,7 triliun. Pencapaian ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp8 triliun.
Antusias Masyarakat Tetap Tinggi
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas antusiasme masyarakat yang tetap tinggi. Menurutnya, hasil ini merupakan bukti nyata bahwa industri otomotif masih memiliki daya tarik kuat di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Capaian positif pada gelaran IIMS 2026 menjadi bukti nyata jika industri otomotif masih memiliki magnet yang kuat dari masyarakat. Kami berharap momentum positif ini terus bertumbuh dan menjadi modal berharga bagi industri otomotif nasional,” tegas Daswar dalam keterangan resminya.
Keberhasilan ini didukung oleh partisipasi luas dari 62 brand otomotif, yang terdiri dari 36 merek kendaraan roda empat dan 26 merek kendaraan roda dua. Selain pameran produk konvensional dan kendaraan listrik (EV), strategi penyelenggara dalam mengusung konsep autotainment dan sportainment menjadi kunci utama penarik massa. Program seperti konser musik “11 Days of Exclusive Music Concert”, turnamen padel, hingga kompetisi pelajar terbukti efektif meningkatkan kunjungan harian.
Inovasi Program
Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menambahkan bahwa kurasi program yang autentik adalah kunci menjaga relevansi pameran bagi masyarakat. “Kami terus berinovasi menghadirkan program yang memberikan solusi serta nilai tambah bagi brand maupun pengunjung,” ujarnya.
Raihan positif ini memberikan angin segar bagi para produsen dan distributor kendaraan dalam menyusun strategi penjualan sepanjang tahun 2026. Tingginya angka transaksi menunjukkan pemulihan minat beli masyarakat dan adaptasi pasar yang baik terhadap inovasi teknologi terbaru, termasuk tren kendaraan elektrifikasi.
Menatap masa depan, pihak penyelenggara telah bersiap untuk ekspansi lebih besar pada IIMS 2027 dengan rencana penambahan lahan seluas 20.000 m2 guna menampung lebih banyak merek dan pendatang baru. Kesuksesan tahun ini menjadi fondasi kokoh bagi ekosistem otomotif Indonesia untuk terus melaju lebih kencang. (boi)









