Surabaya (otoplasa.com) – Laga seru nan sengit siap membanjiri DBL Arena Surabaya selama sembilan hari ke depan. Kompetisi basket level tertinggi tersaji dalam Jawa Pos-Honda Pro Tournament 2017, 18-26 November mendatang. Memasuki tahun kedua, persaingan basket profesional ini menjanjikan atmosfer yang lebih kompetitif dan penuh kejutan.
Sebanyak 12 tim peserta yang terbagi dalam dua grup datang dengan kekuatan penuh dan jauh lebih siap tahun ini. Persaingan akan panas sejak fase penyisihan grup. Hanya dua tim terbaik dari tiap grup yang berhak maju ke fase semifinal. Itu bukanlah perkara mudah. Bahkan, tim-tim unggulan tak berani sesumbar untuk sekadar lolos ke babak empat besar.
Kedua belas tim kontestan itu adalah Pacific Caesar Surabaya, Stapac Jakarta, Flying Wheel Makassar, LH Extreme Surabaya, NusaNet Mahameru Surabaya, Go Skate Vin’s Surabaya, GSBC CLS Knights Jakarta, D-Mix Surabaya, Papas Surabaya, BBM Pontianak Warriors, Amaris Makassar Warriors, dan Cendrawasih Papua.
“Tahun lalu, tahun pertama, tahun kenalan. Kami senang bisa berjalan luar biasa heboh. Tidak menyangka sambutannya akan seperti itu. Dan seperti kebanyakan film Hollywood, kalau sambutannya bagus pasti akan dibuat sekuelnya,” kata Azrul Ananda, Presiden Direktur DBL Indonesia dalam jumpa pers yang digelar di Honda Surabaya Center, Jumat 17 November 2017.
Kekuatan ke-12 kontestan turnamen ini juga dinilai sangat merata. Itu disebabkan regulasi turnamen yang memang membolehkan tim peserta mendaftarkan jasa pemain professional. Tak terbatas jumlahnya untuk pemain lokal, sedangkan bagi pemain asing dibatasi maksimum dua orang. Untuk pemain naturalisasi, statusnya dianggap sama dengan pemain lokal.
“Kami yakin tahun ini akan lebih heboh, karena peserta tahun ini lebih meluas dari sebelmnya. Tim tim juga lebih siap. Bahkan ada tim yang sudah siap dan berencana ikut dari setahun kemarin. Sampai hari ini, ini adalah satu-satunya turnamen dengan hadiah mobil. Untuk itu kami berterimakasih kepada partner kami, Honda Surabaya Center.,” lanjut Azrul.
Juara bertahan Pacific Caesar Surabaya bertemu lawan-lawan tangguh di grup A. Salah satunya adalah Stapac Jakarta. Keduanya akan bentrok di hari kedua turnamen, Minggu (19/11). Pacific turun dengan kekuatan penuh dipimpin oleh Nuke Tri Saputra sebagai kapten.
Meski tidak lagi diperkuat oleh dua pemain asing yang membawa mereka juara tahun lalu, tahun ini Pacific mendapat suntikan dua pemain asing yang tidak kalah hebat. Yaitu Dominique Victor Jones dan Vernon Athelston Goodridge asal Amerika Serikat.
“Saya senang bisa berada di sini dan sudah siap berkompetisi. Butuh waktu lama buat saya memutuskan untuk ikut, tapi akhirnya ini adalah sebuah pilihan yang sangat baik. Saya melihat turnamen ini bisa sangat sengit nantinya. Tapi, saya datang untuk menang.,” kata Goodridge.
Stapac sendiri siap untuk balas dendam. Setelah tahun lalu bisa bertahan hanya sampai di partai semifinal, tim gabungan antara Aspac Jakarta dan Stadium Jakarta itu berambisi bisa meraih kemenangan kejuaraan tahun ini. Apalagi, musim ini Stapac Jakarta berada di bawah komando Geraldo Ramos Villalon.
Berstatus sebagai tim mapan, juara NBL Indonesia musim 2012-2013 dan 2013-2014 ini bakal turun dengan skuad terbaiknya. Stapac juga memanfaatkan kuota dua pemain asing. Slot itu diisi oleh center bertinggi 201 sentimeter asal Amerika Serikat, Steven Demon Thomas yang pernah bermain di liga profesional Filipina (PBA) dan Marcus A. Morrisan. Plus pemain naturalisasi Ebrahim ’Biboy’ Enguio Lopez.
Itu belum termasuk deretan pemain lokal yang tak kalah mentereng yang dimiliki oleh Stapac. Salah satunya adalah Abraham Damar Grahita. Abraham juga pernah tergabung di skuad timnas Indonesia di ajang SEA Games 2017 dan meraih medali Perak.
“Tentu tim memberi target untuk juara. Pemain impor kami juga adalah pemain yang sudah malang melintang di berbagai liga dan turnamen dunia. Tidak ada kesulitan berarti untuk beradaptasi dengan mereka. Menyenangkan bisa bermain dengan pemain asing yang demikian, karena bisa mengangkat performa kami juga,” kata Abraham.
Sementara dari persaingan Grup B, juga dipastikan tidak kalah sengit. Laga paling ketat diprediksi bakal terjadi juga di hari kedua. Antara BBM Pontianak Warriors melawan GSBC CLS Knights Jakarta. BBM Surabaya yang tahun lalu tersandung dan tidak lolos ke fase semifinal berambisi menuntaskan dendam dan lolos ke final. Tahun ini BBM menggabungkan kekuatan dengan Pontianak Warriors.
Sederet bintang dan legenda ada dalam roster yang dibawa. Antara lain Dimaz Muharri, Wendha Wijaya, Dwi Haryoko, Dimas Aryo Dewanto, Eko Sasmito, Sigit Harun, Syam Hasyimi Albadi. Pemain naturalisasi Jammar Andre Johnson juga turut memperkuat roster BBM Pontianak Warriors. Belum lagi ditambah kekuatan pemain asingnya yaitu Marcus Nathaniel Bell.
Sementara itu, ambisi yang ga kalah kuat juga terpancar dari GSBC CLS Knights Jakarta. Tengok saja roster mereka. Setidaknya ada delapan nama yang pernah tercatat sebagai pemain liga basket profesional nasional. Mereka adalah Ary Chandra, Toni Sugiharto, Jonathan Elyaday, Welyanson Situmorang, Herman, Jan Misael Panagan, Katon Adjie Baskoro, dan Chadistira Pranatyo.
GSBC CLS memanfaatkan jasa dua pemain asing asal Amerika Serikat yaitu Taylor Statham Thomas dan Carter Sampson D’Untrey.
“Sebelumnya memang saya pernah bermain di Walikota Surabaya Cup tahun ini. Saya menyukai atmosfer dan fansnya. Dan turnamen kali ini pasti jauh lebih heboh. Saya akan lakukan apapun untuk memenangkan turnamen ini. Pemain-pemain lokal juga akan memberi pengaruh yang signifikan. Seberapa bagus pemain lokal yang dimiliki tim itulah yang akan membuat perbedaan,” kata Taylor.
Yang menarik bagi penggemar yang tidak bisa menyaksikan langsung ke DBL Arena Surabaya, penyelenggara telah menyiapkan tayangan langsung semua pertandingan. Live streaming semua pertandingan bisa diikuti di www.jawapos.com/protournament. Sedangkan babak final juga akan ditayangkan live di Jawa Pos TV yang memiliki jaringan 30 stasiun televisi lokal di berbagai penjuru Indonesia.
Tak ketinggalan Honda Surabaya Center kembali menyiapkan sebuah mobil New Honda Brio Satya bagi tim yang keluar sebagai kampiun. Hal ini memperkuat tradisi bahwa Jawa Pos-Honda Pro Tournament adalah satu-satunya turnamen basket di Indonesia yang hadiahnya adalah mobil. (*)















