otoplasa.com – Di Tanah Air kini sedang hangat-hangatnya sumbangan penanggulangan pandemi Covid-19 sebesar Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio yang tiba-tiba bagai pepesan kosong. Hal yang menghebohkan bakal terjadi di dunia balap MotoGP dalam waktu dekat, khususnya yang melibatkan Valentino Rossi.
Sang legenda balap hidup itu menurut media paddock-GP bakal mengalihkan kerajaan bisnisnya VR46 kepada pangeran dari Arab Saudi, Abdulaziz bin Abdullah bin Saud bin AbdulAziz Al Saud. Jumlahnya tak tanggung-tanggung mencapai 170 juta Euro atau nyaris menyentuh Rp 3 triliun!
Perinciannya The Doctor bakal menyerahkan seluruh assetnya, seperti Riders Academy dan Racing Apparel. Sementara Rossi masih berperan sebagai partner tokoh sentral, mulai dari urusan balap hingga sebagai ikon utama sekaligus mentor. Di sisi lain langkah pangeran tajir melintir Arab Saudi ini sebagai wujud persiapan menuju proyek Saudi Vision 2030.
Dimana Arab Saudi ingin membangun ekonominya dari minyak dengan berinvestasi segala hal yang lebih berperan nyata di dunia otomotif. Mulai dari motorsport, pengembangan kendaraan generasi baru ramah lingkungan hingga yang memiliki kemampuan otonom. Termasuk juga dengan mencari dan membina pembalap muda.
Yang menarik dari gelontoran dana ribuan miliar tersebut, khusus untuk aktifitas di MotoGP telah dipatok sebesar 20 juta Euro atau setara Rp 340 miliar. Meski hanya sekian puluh persen dari total akuisisi, namun itu sudah lebih dari cukup mengelola tim balap VR46 pada 2022 nanti.
Mengingat gaji para pembalap muda atau rookie di MotoGP masih di kisaran ratusan ribu Euro. Sangat berbeda dengan gaji pembalap berpengalaman yang bisa mencapai jutaan Euro. Terlebih dengan adanya Valentino Rossi di balik tim 46, rasanya tak terlalu sulit bernegosiasi dan mengutamakan pembalap dari akademinya untuk turun di MotoGP, mulai dari kelas Moto3, Moto2 hingga MotoGP.
Jadi kita tunggu saja pengumuman resminya di Arab Saudi dalam waktu dekat dan sekali lagi kita tetap bisa menyaksikan peran Rossi di balapan MotoGP. Entah itu sebagai pembalap, manajer balap atau dengan kata lain saat pensiun dari balapan. (anto)









