Kiandra Ramadhipa Start 17, Kumandangan Indonesia Raya di Jerez Spanyol

Langsung Cair Rp50 Juta!

Otoplasa.com – Kiandra Ramadhipa yang memulai start ke-17 di seri pembuka race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 Jerez, Spanyol berbuah lagu Indonesia Raya. Dia menjadi juara pertama dan seketika itu pula mendarat bonus tak terduga Rp50 juta dari pendukungnya.

Ya dunia balap motor kembali bergetar berkat aksi pembalap muda Indonesia di kancah internasional. Kiandra Ramadhipa mencetak sejarah luar biasa dan menjadi sorotan utama.

Ia memulai balapan dari posisi ke-17 yang sangat tidak menguntungkan di grid. Namun, pembalap asal Sleman ini menunjukkan mental baja dan manajemen ban yang sangat matang. Perlahan tapi pasti, ia merangsek naik dan mulai mengancam barisan depan pada pertengahan lomba.

Kiandra Ramadhipa Indonesia Raya Jerez Spanyol
Talenta muda Indonesia kembali muncul oleh kiprah mengesankan Kiandra Ramadhipa

Manuver Ruang Kosong di Kanan
Drama sesungguhnya terjadi pada tikungan terakhir di lap pamungkas balapan tersebut. Kiandra melihat celah di sisi dalam lintasan saat rivalnya bertarung sengit. “Saya berpikir untuk bermanuver ke ruang kosong di kanan,” ungkap Kiandra mengenai rahasia kemenangannya.

Ia berhasil finis pertama dengan catatan waktu 25 menit 48,363 detik. Hasil ini membuktikan statusnya sebagai ancaman serius bagi pembalap muda dari seluruh dunia. Berkat kemenangan dramatis ini, Ramadhipa juara kini bertengger di peringkat kedua klasemen sementara.

Ia mengoleksi 34 poin, hanya terpaut empat angka dari pemuncak klasemen, Beñat Fernández. Fernández memimpin dengan 38 poin setelah tampil konsisten dalam dua balapan di Jerez. Prestasi gemilang ini membawa harapan besar bagi masa depan balap motor Indonesia.

Sebagai pengingat, prestasi di Jerez tak ubahnya kejutan saat balapan dulu. Ketika di Catalunya Rama start dari posisi 24 dan finish sebagai juara di European Talent Cup. Membuktikan semangat juang yang tak kenal lelah.

Pikul Beban Ikuti Veda Ega Pratama
Kiandra kini memikul beban ekspektasi untuk mengikuti jejak sukses pendahulunya, Veda Ega Pratama. Veda sebelumnya sukses menjadi runner-up pada musim 2025 yang lalu. Tekanan status ‘Sophomore’ menjadi tantangan mental tersendiri bagi pemuda berusia 16 tahun ini.

Namun, ia membuktikan bahwa tekanan tersebut justru menjadi bahan bakar untuk tampil agresif. Persaingan di musim ini dipastikan akan berlangsung sangat ketat dan penuh risiko. Para peserta menggunakan motor KTM 250cc 4-stroke Moto3 yang memiliki spesifikasi setara.

Lawan-lawan tangguh seperti Fernando Bujosa dan Yaroslav Karpushin siap menghadang di seri berikutnya. Daftar peserta tahun ini juga diisi talenta berbakat seperti David Gonzalez dan Mateo Marulanda. Setelah Jerez, kalender balap akan berlanjut ke Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis.

Balapan di Prancis tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 9 hingga 10 Mei 2026. Keberhasilan Kiandra adalah bukti nyata kemajuan program pembinaan talenta balap tanah air. Astra Honda Racing Team terus berkomitmen melahirkan pembalap yang siap bersaing di level dunia.

Masyarakat Indonesia kini menanti aksi heroik selanjutnya dari sang Rising Star asal Yogyakarta. Target besar memperebutkan gelar juara dunia di masa depan kini tampak semakin nyata. Terus dukung perjuangan putra bangsa demi harumnya nama Indonesia di kancah internasional. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *